Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Petugas Satpol PP Bantul saat menempelkan surat berisi penutupan lapak karaoke di Parangtritis, Kamis (9/11/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja)
Penutupan karaoke Parangtritis diragukan menghilangkan prostitusi.
Harianjogja.com, BANTUL-- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul akhirnya menutup 62 lapak karaoke di kawasan Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul pada Kamis (9/11/2017). Namun, Pemkab Bantul mengakui, penutupan karaoke tidak otomatis melenyapkan praktik prostiutusi di kawasan ini.
Sekretaris Satpol PP, Bantul Jati Bayubroto, mengatakan semua pemilik dianggap mengerti setelah ada surat peringatan tersebut. "Selama kita berikan peringatan tidak ada satu pun yang komplain, artinya semua sudah mengerti. Hari ini kita tutup secara permanen, selama belum ada izin ya kami minta tutup," ujarnya Kamis (9/11/2017).
Penutupan itu dilakukan karena Pemkab menduga lapak karaoke dijadikan area prostitusi terselubung. "Ini sudah dikaji karaoke ini kami sinyalir terjadi praktik prostitusi luar biasa. Dengan ditutupnya ini kami harap banyak LC [lady companion alias pemandu karaoke) yang meninggalkan profesi LC yang negatif ini," kata dia.
Terkait masih adanya indikasi prostitusi di Parangtritis kendati telah digelar razia berkali-kali maupun kebijakan penutupan karaoke, menurut Jati memang tidak mudah memberantas prostitusi di kawasan tersebut.
Jati mengatakan, operasi menangkapi para terduga pekerja seks komersial (PSK) lalu menyidangkannya selama ini belum menyelesaikan masalah prostitusi. Menurutnya, praktik prostitusi bisa hilang apabila warga setempat sepakat tidak ada lagi prostitusi.
Kepala Desa Parangtritis, Topo, mengatakan terkait penutupan lapak karaoke memang menghentikan hiburan karaoke, namun terkait permasalah PSK dia mengatakan memang belum ada penanganan yang baik dan benar.
"Pemandu karaoke larinya kemana kalau tidak ke situ [menjadi PSK], padahal dia butuh duit. Mestinya jika masyarakat sudah tidak membutuhkan itu [duit], sekalian diatur untuk tidak dijadikan kompleks PSK. Tapi sepertinya masih ada masyarakat yang menghendaki [praktik prostitusi] walaupun juga ada yang tidak, sehingga sulit diberantas," katanya.
Dia berharap setelah karaoke ditutup, PSK benar-benar hilang. Dia mengatakan jika kelak ada hiburan, benar- benar terkordinir.
Salah satu pemilik karaoke yang tidak mau disebut namanya mengatakan tidak akan membuka bekas tempat karaokenya sebagai penginapan. "Saya sudah buka salon saja, yang kerja disaya juga beberapa sudah pada pindah," tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.
Kali ini, Astra Motor Yogyakarta hadir dalam kompetisi basket, "Basket in the Mall", yang diselenggarakan di atrium Jogja City Mall (JCM) (14-17/5).
WhatsApp iPhone kini mendukung dua akun dalam satu aplikasi lewat update versi 26.17.76 serta menghadirkan fitur Meta AI dan passkey.