Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Satpol PP Sleman menyatakan pembinaan dan pengawasan terhadap pemondokan ilegal saat ini dilakukan dengan mengedepankan aspek preventif
Harianjogja.com, SLEMAN-Satpol PP Sleman menyatakan pembinaan dan pengawasan terhadap pemondokan ilegal saat ini dilakukan dengan mengedepankan aspek preventif yang bersifat pembinaan.
Meski demikian, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan tindakan hukum apabila pelanggaran perda ini terus berlanjut.
Kabid Penegakan Perda Satpol PP Sleman Dedi Widianto mengatakan penegakan masih dilakukan dengan menekankan ketaatan perizinan sehingga setap usaha pemondokan harus melakukan usahanya sesuai peraturan yang berlaku.
“Tindakan untuk pelanggar perda pemondokan sampai saat ini masih pembinaan, tapi mungkin saja akan dilakukan pro yustisi,” jelasnya Sabtu (11/11/2017).
Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk ini sekaligus pemantauan pelaku usaha yang sudah mendapatkan pembinaan. Namun, dikatakan pula jika peran serta masyarakat sendiri saat penting untuk dioptimalkan dalam upaya ini.
Sesuai amanat Perda, tambah Dedi, masyarakat dipersilakan membuat tata tertib pemondokan sebagai salah satu alat pengendali pertama atas keberadaan indekos di lingkungannya masing-masing.
Karena itu, ia menilai jika peran Ketua RT/RW, dukuh, dan kepala desa masing-masing sangat penting dalam hal ini. Selain persoalan administrasi, pendataan indekos juga penting untuk memahami pengaruh yang masuk terhadap budaya setempat.
Ia juga menampik jika ribuan indekos yang ada di Sleman sebagian besar tidak mengantongi izin. Pihaknya menyatakan siap menegakkan aturan soal perda pemondokan termasuk pendekatan kepada oknum pejabat yang terindikasi melanggar aturan tersebut.
“Belum berizin kami minta untuk mengurus, jika masih ngeyel ya tahap penyidikan. Sesuai instruksi pak Sekda Perda dan Perbup,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.