JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Sebanyak 36 anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Kulonprogo diambil sumpahnya dalam pelantikan yang digelar di Gedung Kaca, Wates, Kulonprogo, Rabu (27/7/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Sebanyak 36 orang dilantik sebagai Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk wilayah Kabupaten Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebanyak 36 orang dilantik sebagai Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk wilayah Kabupaten Kulonprogo, Selasa (14/11/2017) kemarin. Mereka langsung mendapatkan bimbingan teknis terkait pengawasan pemilu pada hari berikutnya.
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kulonprogo, Suryono mengatakan, sebagian anggota Panwascam yang baru dilantik kemarin diketahui sudah berpengalaman pada pemilu sebelumnya.
“Setelah melalui serangkaian seleksi sejak 20 Oktober lalu, banyak juga nama baru yang terpilih karena memang dinilai memiliki integritas, kompetensi, dan kredibilitas yang mumpuni,” ujar Suryono, Rabu (15/11/2017).
Suryono memaparkan, Panwascam bertugas mengawal seluruh tahapan pemilu sesuai peraturan dan perundangan berlaku di wilayah masing-masing.
Mereka ibarat wasit dalam sebuah pertandingan sehingga mesti tahu aturan mainnya agar lebih jeli terhadap kemungkinan adanya pelanggaran.
Panwaslu Kulonprogo kemudian memutuskan untuk segera mengadakan bimtek. Hal itu karena Panwascam juga dituntut mulai bekerja secepatnya, mengingat tahapan Pemilu 2019 yang sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu.
“Bimtek dilaksanakan guna meningkatkan kapasitas dan kemampuan terkait pengawasan pemilihan,” kata Suryono.
Masa jabatan Panwascam berlaku sampai selesainya semua tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019, baik pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), maupun pemilihan presiden dan wakil presiden.
Suryono menambahkan, Panwascam diharapkan selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan upaya pengawasan, termasuk pemerintah kecamatan.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kulonprogo, Ria Harlinawati pun berharap para anggota Panwascam bisa menunjukkan perannya secara maksimal.
Namun, dia mengingatkan jika tugas Panwascam tidak hanya melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya pelanggaran atau kecurangan dalam setiap tahapan Pemilu 2019.
Ria meminta Panwascam lebih proaktif dalam upaya pencegahan untuk meminimalkan terjadinya pelanggaran. Hal itu dapat dilakukan melalui sosialisasi seputar peraturan dan bentuk pelanggaran pemilu kepada masyarakat secara intensif dan berkala.
“Dengan begitu, pesta demokrasi di Kulonrogo pada 2019 nanti bisa terlaksana dengan sukses, lancar, dan lebih berintegritas dibanding sebelumnya,” ungkap Ria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.