Ini Alasan Mengapa Perempuan Penting Mencegah Korupsi

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Kamis, 16 November 2017 09:40 WIB
Ini Alasan Mengapa Perempuan Penting Mencegah Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Pelatihan Fasilitator Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi, di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Pelatihan yang dibuka Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Kamis (6/10/2016) itu, dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (6/10/2016). Pembukaan acara yang diikuti perempuan Jateng dari berbagai latar belakang itu juga dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

KPK andalkan perempuan bangun sistem integritas.

Harianjogja.com, SLEMAN-- Peran perempuan dalam membangun integritas bangsa dinilai lebih sahih daripada keberadaan hukum baku. Pembentukan karakter ini yang menjadi bagian dari pembangunan sistem integritas oleh KPK hingga 2023 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Saut Situmorang, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam acara pembukaan Training of Trainee Saya, Perempuan Anti Korupsi (SPAK) untuk Perempuan Disabilitas di Depok, Sleman pada Rabu (15/11/2017). “Ibu sangat efektif untuk proses check dan balance, ketika secara formal tidak ampuh, secara informal bahkan lebih ampuh dan sahih dibandingkan dengan KUHP,” jelas Saut Situmorang.

Menurutnya, keberadaan SPAK merupakan bentuk nyata bagaimana Indonesia berupaya mempelajari peranan perempuan dalam membangun karakter bangsa. Perempuan sebagai ibu juga berperan penting menanamkan nilai integritas kepada anak sejak usia dini. Sembari berseloroh, pria ini mengatakan jika istri kerap melakukan proses check and balance ini terhadap kegiatan suami untuk kegiatan keseharian, sehingga juga bisa diterapkan untuk hal lainnya termasuk dalam pencegahan korupsi.

Pencegahan korupsi salah satunya dilakukan dengan pembentukan sistem integritas agar setiap pribadi memiliki kesadaran.Hal ini, tambah Saut, yang diupayakan dengan adanya SPAK sebaga gerakan pembangunan integritas yang tegas. Ia menyampaikan jika lembaga yang dipimpinnya bertujuan untuk membangun kesejahteraan dan daya saing. Hal ini erat kaitannya dengan gerakan pemberantasan korupsi untuk mempercepat capaian kesejahteraan masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online