Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Tiga provinsi memastikan tidak ikut serta
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 29 Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI dipastikan mengikuti Kejurnas Panjat Tebing XVI di Sirkuit Panjat Tebing kompleks Stadion Mandalakrida, Jogja, Senin hingga Sabtu (20-25/11) mendatang. Adapun tiga Pengprov FPTI yakni Papua, Maluku Utara, dan Sumatera Utara hingga kemarin telah memastikan diri tidak ambil bagian.
Ketua II PP FPTI Pristiawan Buntoro mengatakan, ia juga belum bisa menjelaskan berapa jumlah atlet yang akan mengikuti Kejurnas kali ini. Namun, jumlah peserta diperkirakan mencapai 200 atlet. "Yang pasti mereka telah melalui tahap seleksi di masing-masing Pengprov," kata Pristiawan dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Kamis (16/11/2017).
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Kejurnas kali ini memainkan format olimpiade, yakni nomor kombinasi di mana seorang atlet bermain di tiga nomor sekaligus baik speed, lead, maupun boulder. Total dalam Kejurnas kali ini akan memainkan 21 nomor.
"Format olimpiade ini kita mainkan selain sebagai sosialiasi juga sebagai alat bagi kami untuk mengukur kesiapan atlet menghadapi olimpiade 2020 di Tokyo," papar Pristiawan.
Sementara itu, Ketua Umum PP FPTI Faisol Riza memaparkan, terpilihnya Jogja sebagai lokasi pelaksanaan Kejurnas tidak lain karena status Bali yang sedang siaga bencana akibat erupsi Gunung Agung."Keputusan ini diambil dalam Rakernas [Rapat Kerja Nasional] di Mamuju beberapa waktu lalu. Yogyakarta jadi tuan rumahnya, sedang penyelenggaranya PP FPTI," ucapnya.
Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Panjat Tebing XVI Heri Indriyanto menjelaskan, meski persiapan sangat mepet yakni hanya satu bulan, tetapi ia yakin event panjat tebing paling bergengsi di tanah air ini dapat terselenggara dengan baik. Saat ini persiapan tim sudah mencapai 95 persen.
"Alhamdulillah karena Jogja sudah memiliki venue level nasional, ini sudah cukup membantu. Kami tinggal menyelesaikan teknis kepanitiaan," ujar pria yang akrab disapa Heri Kecik ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
RD Kongo umumkan skuad Piala Dunia 2026, Yoane Wissa jadi andalan. Simak daftar lengkap pemainnya di sini.
BPS DIY catat pengangguran turun jadi 3,05% pada Februari 2026, jumlah pekerja dan angkatan kerja meningkat.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.