DLH Kulonprogo Tetapkan Tujuh Sekolah Adiwiyata, Ini Alasannya

Rima Sekarani
Rima Sekarani Sabtu, 25 November 2017 04:20 WIB
DLH Kulonprogo Tetapkan Tujuh Sekolah Adiwiyata, Ini Alasannya

Adiwiyata bisa menanamkan kepedulian dan semangat untuk selalu menjaga kebersihan

Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebanyak tujuh sekolah ditetapkan sebagai sekolah adiwiyata tingkat kabupaten, Kamis (23/11/2017).

Sekolah adiwiyata diharapkan mendukung upaya pembentukan generasi muda yang lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan. Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulonprogo Heni Hernawati mengatakan, sekolah adiwiyata tingkat kabupaten antara lain SD Negeri Pantaran di Kokap, SD Negeri 2 Jonggragan di Girimulyo, dan SD Negeri Bekelan di Lendah.

DLH Kulonprogo menetapkan SMP Negeri 1 Lendah, SMA Negeri 1 Sentolo, SMK Bopkri Wates, dan SMA Negeri 1 Girimulyo sebagai sekolah adiwiyata. Heni berharap, sekolah adiwiyata bisa menanamkan kepedulian dan semangat untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah masing-masing.

Pelestarian lingkungan sekolah tentunya bukan hanya tanggungjawab petugas kebersihan, melainkan juga semua guru dan karyawan serta peserta didik. “Harapannya bisa menjadi sekolah yang berbudaya dan berwawasan lingkungan,” kata dia, Jumat (24/11/2017).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online