Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Keadaan lalu lintas yang sudah mendekati gridlock karena kemacetan parah, dinilai sebagai momentum tepat untuk menyempurnakan Trans Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Keadaan lalu lintas yang sudah mendekati grid-lock karena kemacetan parah, dinilai sebagai momentum tepat untuk menyempurnakan Trans Jogja menjadi angkutan umum yang berkualitas, cepat dan tepat.
Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=871272">Ini Penyebab Warga Semakin Enggan Naik Bus Trans Jogja
Hal tersebut ditegaskan oleh Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM) Arif Wismadi. Menurutnya, langkah penyempurnaan sebagai bagian untuk melengkapi dua program reformasi angkutan umum. Yang diantaranya adalah meningkatkan standar layanan dengan suntikan subsidi dan perlindungan subsidi itu sendiri.
Ia menganggap, dengan ketiadaan lajur khusus bagi Trans Jogja, selama ini sudah terlalu banyak dana subsidi yang terbuang begitu saja. Sebab tanpa lajur khusus, sudah pasti angkutan umum yang diluncurkan pertama kali tahun 2018 itu akan ikut dalam kemacetan. Sehingga layanan itu jadi tidak menarik.
“Akibatnya penumpang dan pendapatan menurun. Kebutuhan dana subsidi jadi naik,” ucapnya saat dihubungi Kamis (23/11/2017).
Jika keberadaan Trans Jogja ingin diselamatkan, imbuhnya, maka tidak bisa tidak harus disediakan lajur khusus. Keberadaan akses spesial itu dinilai tidak hanya berefek bagi Trans Jogja saja, tapi juga akan merembet ke angkutan lain. Termasuk juga taksi resmi dengan plat kuning.
Hal itu sangat dimungkinkan mengingat jumlah armada bus yang tidak terlalu banyak. “Saat ini mestinya semua taksi resmi sudah juga on-line. Dengan pendekatan Quantity Licensing dan pengaturan tarif tidak akan menjadi pesaing meski taksi ini menggunakan lajur khusus, Tarif yang berbeda akan membuat sistem saling mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Jogja,” ujarnya.
Arif menambahkan, untuk kendaraan pribadi yang online dan tidak bersedia beralih menjadi angkutan yang terdaftar dan resmi, maka perlakuannya sama dengan kendaraan pribadi, sehingga tidak mendapat hak untuk masuk ke lajur khusus angkutan umum.
Jika rancangan operasi ini diterapkan, sambungnya, maka pendapatan akan semakin meningkat dan wilayah pelayanan bisa diperluas. Dengan layanan bus yang berkualitas, cepat dan tepat waktu, sebutnya, maka Trans Jogja akan jadi solusi mobilitas bagi warga di saat kondisi grid-lock terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.
BGN menegaskan pengajuan dapur MBG atau SPPG gratis tanpa pungutan biaya setelah muncul dugaan penjualan titik MBG di sejumlah daerah.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.