Kementerian Komdigi Berdayakan Duta Damai BNPT Jadi Penyuluh Informasi
“Saat ini kita memiliki isu krusial, yakni kebijakan PP Tunas sebagai payung hukum perlindungan anak di ruang digital,”
"Karena pangan merupakan hal pokok bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil"
Harianjogja.com, JOGJA-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Novi Alissa Semendawai menilai anggaran untuk mendukung ketahanan pangan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Jogja 2018 terlalu sedikit, sehingga perlu ditambah.
"Karena pangan merupakan hal pokok bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil," kata Novi, melalui sambungan telepon, Jumat (24/11/2017).
Menurut Novi, anggaran itu sangat timpang jika dibandingkan dengan inventarisasi aset yang mencapai Rp117 miliar. Anggaran pengembangan karir aparatur sipil negara (ASN), peningkatan kompetensi ASN, dan pelayanan administrasi kepegawaian yang mencapai Rp223 miliar.
Novi berharap usuran kepegawaian tidak hanya dibiayai dari APBD Kota Jogja, tetapi juga bisa mengoptimalkan kerja sama dengan pemerintah pusat. Oleh karena itu, politikus Partai Gerindra ini akan mempertanyakan dalam rapat kerja anggaran nanti, sebelum APBD tersebut disahkan, "Supaya dipertimbangkan untuk ditambah," kata Novi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sugeng Darmanto membenarkan anggaran ketahanan pangan memang Rp657 juta dari total anggaran sekitar Rp3,3 miliar di instansinya. Menurut dia, anggaran ketahanan pangan hanya untuk optimalisasi lahan pekarangan warga, bimbingan teknis, dan sosialisasi.
Ia berujar optimalisasi lahan pekarangan juga hanya bantuan berupa bibit benih tanaman pangan berikut pendampingannya, "Urusan pangan di Kota Jogja tidak bisa mengandalkan produksi karena keterbatasan lahan. Yang bisa kami lakukan hanya optimalisasi lahan pekarangan," ujar Sugeng.
Namun diluar itu, Sugeng menambahkan anggaran untuk pertanian dan perkebunan mencapai Rp1,4 miliar dan anggaran perikanan Rp1,3 miliar. Sugeng menambahkan program ketahanan pangan tidak hanya dari Pemerintah Kota Jogja, namun program dari provinsi untuk Kota Jogja juga sudah banyak, di antaranya penyuluhan dan lomba cipta menu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Badan lemas mengganggu aktivitas? Temukan 11 cara mudah atasi kelelahan, mulai dari pola tidur hingga makanan bergizi. Kembalikan energi tubuh secara alami.
Indonesia masih memiliki dua wakil di semifinal Japan Open 2026. Putri Kusuma Wardani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri siap menghadapi tantangan berat d
Airlangga Hartarto bertemu Menteri Perdagangan China, Huawei, dan ByteDance di Shanghai untuk membahas investasi kawasan industri, AI, cloud computing.
Presiden FIFA Gianni Infantino kokoh di tengah skandal Balogun dan protes Eropa. Dapat dukungan 200+ asosiasi, ia menuju jabatan keempat tanpa rival.
Pemerintah China panggil produsen mobil, larang perang harga dan iklan berlebihan. Fokus pada keamanan ADAS dan sanksi tegas bagi pelanggar regulasi.