JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Sejumlah pengendara sepeda motor melewati pelintasan kereta api sebidang di simpang Ngeseng, Sentolo, Kulonprogo, beberapa waktu lalu. (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Penutupan pelintasan kereta api sebidang di simpang Ngeseng, Sentolo, Kulonprogo dijadwalkan terealisasi pada Senin (4/12/2017) pekan depan
Harianjogja.com, KULONPROGO-Penutupan pelintasan kereta api sebidang di simpang Ngeseng, Sentolo, Kulonprogo dijadwalkan terealisasi pada Senin (4/12/2017) pekan depan. Pembangunan flyover atau jalan layang Ngelo Sentolo sebagai jalur pengganti utama ditargetkan beres pekan ini.
Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=836924">Perlintasan KA di Ngeseng akan Ditutup Permanen 14 Oktober
Kasubdit Rekayasa dan Peningkatan Keselamatan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Yus Rizal mengatakan, penutupan perlintasan Ngeseng semestinya sudah dilakukan sejak 14 Oktober 2017 lalu.
Namun, pihaknya memberikan toleransi karena Pemkab Kulonprogo membutuhkan waktu tambahan untuk merampungkan proyek jalan layang Ngelo.
“Tadi kami sudah mampir dan melihat progres di lapangan. Pengaspalan akan selesai tanggal 30 November,” ujar Yus dalam rapat koordinasi terpadu di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo, Senin (27/11/2017).
Penutupan perlintasan Ngeseng merupakan bagian dari program nasional Kementerian Perhubungan RI bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Tujuannya adalah memperkecil potensi risiko kecelakaan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Perlintasan Ngeseng dinilai rawan karena memiliki beberapa trek sehingga frekuensi kereta api yang melintas di sana cukup tinggi, terlebih saat momen khusus seperti libur Lebaran atau Natal.
Manajer Humas PT KAI Daop VI, Eko Budiyanto menyatakan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk segera menutup perlintasan Ngeseng.
Hal tersebut dianggap mendukung kelancaran lalu lintas kereta api seperti yang diamanatkan Undang-undang No.23/2007 tentang Perkeretaapian. “Apa yang dilakukan pemerintah sangat tepat karena ini untuk keselamatan kita semua,” kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI Jogja–YIA 2026 lengkap. Tarif Rp80.000, rute strategis, solusi praktis ke bandara tanpa ribet.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026, tarif mulai Rp12.000 ke Parangtritis, Drini, Obelix Sea View dari Malioboro. Hemat dan praktis.
Cek rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif murah dan sistem pembayaran cashless. Solusi transportasi praktis di Jogja.
Film horor Monster Pabrik Rambut hadir dengan teror dunia kerja dan nuansa retro tanpa mengandalkan jumpscare.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY berkolaborasi menggenjot budaya literasi lewat Program Bedah Buku