Satu PNS Mantan Terpidana Korupsi di Kulonprogo Masih Aktif
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)
Ratusan anak dari beberapa Taman Kanak-Kanak di DIY mengikuti acara Gebyar Anak Bangsa di Among Rogo
Harianjogja.com, JOGJA- Ratusan anak dari beberapa Taman Kanak-Kanak di DIY mengikuti acara Gebyar Anak Bangsa di Among Rogo, Senin (4/12/2017) pagi. Mereka mengenakan pakaian warna-warni untuk mengikuti giat dan lomba yang digelar Ditlantas Polda DIY bersama Perseroan Terbatas Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM).
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu digelar untuk mengedukasi anak-anak untuk memiliki budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Di mana Kapolda DIY, Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Dofiri beserta jajaran, Gubernur DIY, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Sapto Raharjo yang mewakili Gubernur DIY, Kapolresta Yogyakarta, Komisaris Besar Polisi, Tommy Wibisono, dan sejumlah Kapolres hadir dalam acara tersebut.
Di hadapan tamu undangan dan anak-anak, Brigjen Pol. Ahmad Dofiri mengatakan bahwa generasi penerus bangsa harus mendapatkan hak dalam keselamatan berlalu lintas. Hal itu dianggap penting mengingat angka kecelakaan di Indonesia dan dunia sangat tinggi, dan banyak anak menjadi korban dalam kecelakaan itu.
"Acara ini juga bertujuan sebagai kerja nyata guna mewujudkan tertib berlalu lintas pada anak sejak usia dini," jelas Ahmad Dofiri.
Kapolda DIY, mengatakan salah satu cara menekan tingginya angka kecelakaan ialah dengan menerapkan tertib dalam berlalu lintas sejak dini. Di mana hal tersebut menjadi faktor paling utama untuk menekan angka kecelakaan.
"Angka kecelakaan di dunia begitu memprihatinkan, di Yogyakarta sendiri dalam setahun sekitar 3.000 kecelakaan terjadi dan korban meninggal mencapai hampir 300 orang. Karena itu, ini jadi perhatian kita bersama untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas," katanya.
Kapolda menambahkan, kegiatan ini juga upaya pihaknya agar lebih mendekatkan diri kepada anak dan tak perlu takut dengan aparat kepolisian. Di mana ia berharap, dengan mengenal ketaatan berlalu lintas sejak dini dapat membuat generasi muda yang taat dan tertib dalam berlalu lintas.
"Kegiatan ini juga upaya mendekatkan anak-anak dengan polisi. Polisi adalah pelindung dan pengayom masyarakat. Dengan kegiatan ini juga, semoga kedepannya dapat membentuk generasi muda yang taat hukum, tertib berlalu lintas, dan tentunya akan mengurangi angka kecelakaan," tandasnya.
Sambutan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X yang diwakili oleh Sigit Sapto Raharjo mengatakan, dalam era modern ini moda transportasi pilihan masyarakat ialah sepeda motor roda dua. Dimana seiring semakin banyaknya digunakan sepeda motor roda, semakin banyak kecelakaan berasal darinya.
"Kecelakaan banyak dialami pengendara motor, dan itu karena kesadaran tertib berlalu lintas masih rendah. Untuk itu penerapan tertib berlalu lintas sejak dini ini dengan kegiatan seperti ini memang sangat perlu digalakkan," Sigit Sapto.
Adapun acara itu diisi dengan kegiatan lomba untuk anak-anak. Di mana lomba kelompok berupa sosiodrama dengan tema keselamatan anak dijalan dan lomba mewarnai dengan tema stop pelanggaran lalu lintas dilangsungkan dalam kegiatan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.