Abu Vulkanik Gunung Merapi Menyebar Sampai ke Wonosobo
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Jumpa media Pasar Keroncong, Rabu (6/12/2017). (Birgita Olimphia Nelsye/Harian Jogja)
Beragam potensi wisata ada di Kotagede.
Harianjogja.com, JOGJA--Kotagede selama ini dikenal sebagai penghasil perak. Namun menurut Sekretaris Dinas Pariwisata DIY Rose Sutikno, Kotagede sebenarnya memiliki kekayaan destinasi, baik alam, sejarah, maupun ekonomi. Tak banyak yang tahu soal ini.
"Banyak destinasi di Kotagede yang perlu dikenalkan kembali terutama bagi anak muda yang memiliki jiwa mengeksplorasi", jelas dia saat ditemui dalam jumpa media Pasar Keroncong, Rabu (6/12/2017).
Menurutnya, Kotagede banyak menawarkan paket wisata. Namun, belum bisa mendatangkan banyak wisatawan karena kurangnya publikasi.
Pihaknya mengatakan, Kotagede memiliki destinasi yang beraneka ragam. Untuk wisata kuliner, daerah ini menghasilkan Kipo yaitu kue tradisional dari tepung beras yang telah ada dari masa kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam. "Kipo, peyek bayem, yangko, kembang waru adalah contoh makanan yang tidak bisa ditemui selain di Kotagede", jelas dia.
Untuk destinasi ekonomi, Kotagede memiliki banyak usaha mikro kecil menengah (UMKM) penghasil berbagai produk. Daerah ini juga memiliki destinasi sejarah yang tak kalah penting seperti Sendang Seliran. Sutikno menyayangkan karena tidak banyak masyarakat yang mengetahui wisata ini.
Guna meningkatkan kunjungan ke Kotagede, Dinas Pariwisata DIY bekerja sama dengan pagelaran Pasar Keroncong untuk meningkatkan pariwisata di sana. Pihaknya mengatakan, Pasar keroncong yang akan digelar Sabtu (9/12/2017) ini sekaligus ingin mengangkat seni musik keroncong di Kotagede yang sempat tersendat-sendat.
"Dengan event ini, orang-orang yang berdatangan sekaligus berwisata agar bisa mengenal budaya-budaya Kotagede. Terutama bagi anak muda sebagai sasaran event pasar keroncong ini. Pariwisata itu multieffect, sehingga kedatangan mereka sekaligus meningkatkan ekonomi, publikasi, dan sebagainya", tutup dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.