Benarkah Gas Elpiji Langka di DIY?

I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika Sabtu, 09 Desember 2017 02:20 WIB
Benarkah Gas Elpiji Langka di DIY?

Warga antre membeli elpiji tabung 3 kg saat operasi pasar (OP) di Balai Desa Ngringo, Karanganyar, Selasa (12/5/2015). Operasi pasar tersebut digelar pemerintah daerah bersama Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas) untuk mengatasi kelangkaan dan mengontrol harga elpiji kemasan tabung ini 3 kg. Setiap warga dalam operasi pasar itu bisa membeli elpiji 3 kg dengan harga Rp15.500/tabung. Meski demikian, setiap warga hanya diperbolehkan membeli sebanyak-banyaknya dua tabung. (Reza Fitriyanto/JIBI/Solo

Ketua Satgas Pangan DIY Kombes Pol Gatot Agus Budi Utomo mengatakan di beberapa wilayah akhir-akhir ini ada kelangkaan elpiji

Harianjogja.com, JOGJA- Ketua Satgas Pangan DIY Kombes Pol Gatot Agus Budi Utomo mengatakan di beberapa wilayah akhir-akhir ini ada kelangkaan elpiji, khususnya yang ukuran tiga kilogram.

Untuk itu ia mengatakan Satgas Pangan DIY akan segera melakukan penelusuran untuk mencari penyebabnya.

Jika kelangkaan terjadi karena ada penimbunan maka pelaku yang tertangkap akan diproses secara hukum tapi jika kondisi tersebut disebabkan karena jumlah permintaan yang melebih stok, maka Satgas Pangan DIY akan melakukan koordinasi dengan Pertamina.

Sedangkan Budi mengatakan jika memang ada kelangkaan elpiji maka akan dilakukan evaluasi. "Dari laporan yang saya terima stok elpiji masih aman. Kalau terjadi kelangkaan akan dilakukan evaluasi supaya elpiji tidak hilang. Itu intinya," katanya, Jumat (8/12/2017).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online