Bukan Hanya Pengungsi, Relawan Juga Rentan Terserang Penyakit

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Sabtu, 09 Desember 2017 10:55 WIB
Bukan Hanya Pengungsi, Relawan Juga Rentan Terserang Penyakit

Beberapa relawan bencana banjir dan longsor di Bantul keluhkan penyakit

Harianjogja.com, BANTUL--Beberapa relawan bencana banjir dan longsor di Bantul keluhkan penyakit setelah tenaganya terforsir beberapa hari untuk membantu para korban.

Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=874756">Ini Penyebab Warga di Pengungsian Rawan Terserang Penyakit

Menurut kordinator lapangan tanggap darurat BPBD Bantul,  Jirokhim Soleh mengatakan kebanyakan para relawan mengeluhkan penyakit radang, karena terlalu kelelahan. Walaupun sudah ada multivitamin namun dirasa masih kurang.

"Ya para relawan ini bekerja banyak ini sudah sampai H+10, dari awal tidak tergantikan mereka, karena dapat dibilang kemarin bencana cukup parah, sehingga kekurangan orang," ujarnya.

Menurutnya dalam hitungan seharusnya para relawan maksimal dapat bekerja dengan fit hanya dalam kurun waktu lima hari, setelah itu harus veristirahat paling tidak selama tiga hari, untuk mengembalikan kondisi tubuh.

Saat ini sendiri para relawan masih menyelesaikan tugasnya untuk pembersihan diantaranya di daerah Pleret, dan Piyungan untuk pembersihan material longsor, pengurasan atau pembersihan sumur, kerja bakti dan pendistribusian bantuan.

Sementara itu Petugas Unit Layanan Kesehatan Keliling dan Disaster Medical Team (LKK DMT), Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Supadi mengatakan beberapa penyakit yang harus diperhatikan atau juga sering dikeluhkan para relawan yaitu, pusing, kelelahan, pegal-pegal, magh karena sering para relawan sendiri lupa makan.

Dia mengatakan dari timnya untuk pengecekan para relawan sendiri ada satu dokter, dua perawat dan tiga dibagian umum. Dia mengatakan ada beberapa hal yang perlu dicek. "Yang dicek di sini mulai tensi, hingga keluhan para relawan, sehingga dalam memberikan obat nantinya tepat," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online