Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Warga menunjukan karcis parkir yang diganti angkanya dari Rp2.000 menjadi Rp5.000 di Embung Langensari.(Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Jogja sering kekurangan kantong parkir saat liburan.
Harianjogja.com, JOGJA--Keterbatasan lahan parkir di Kota Jogja menjadi persoalan yang selalu terjadi setiap menghadapi libur panjang. Pemerintah Kota Jogja diminta segera menyiapkan kantong-kantong parkir baru untuk menampung kendaraan wisat?awan saat libur Natal dan Tahun Baru 2017.
"Lahan parkir memang terbatas, tapi harus segera mencarikan solusinya supaya wisatawan yang berlibur ke Jogja tidak kecewa," kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Christiana Agustina Senin (18/12/2017).
Ana, sapaan akrabnya mengatakan Pemerintah Kota Jogja bisa bekerja sama dengan swasta yang memiliki lahan parkir untuk menampung kendaraan wisatawan selama libur panjang. Persil pribadi milik masyarakat, kata dia, juga bisa dimanfaatkan ketika tempat khusus parkir sudah tidak mampu menampung kendaraan.
Upaya mencari kantong-kantong parkir baru tersebut harus mulai dilakukan jauh hari dan disosialisasikan agar wisatawan nantinya tidak berputar-putar mencari lahan parkir. Sebab, kata Ana, kendaraan yang mencari lahan parkir bisa berdampak pada kepadatan lalu lintas.
Namun politikus Partai Gerindra ini juga tetap meminta agar lokasi parkir yang dikelola pemerintah juga bisa dimaksimalkan, "Intinya kalau tempat parkir resmi sudah penuh, wisatawan harus kemana biar jelas," kata Ana.
Selain itu, Ana juga mendorong Dinas Perhubungan untuk menindak parkir-parkir di lokasi larangan parkir, khususnya di tepi jalan umum agar tidak menghambat arus lalu lintas. Tidak hanya menyiapkan lokasi parkir, namun soal tarif parkir yang tidak sesuai aturan dan kerap menjadi sorotan juga perlu diantisipasi agar tidak terulang kembali.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Wirawan Hario Yudo menyatakan sudah menyiapkan lahan parkir, termasuk parkir alternatif. Lokasi parkir tersebut di antaranya yang dikelola pemerintah adalah TKP Senopati, TKP Abu Bakar Ali, TKP Ngabean, TKP Sriwedari, dan Malioboro II.
Dinas Perhubungan juga akan bekerjasama dengan pengelola parkir swasta supaya bisa menampung kendaraan wisatawan, di antaranya parkir yang dikelola PT.Kereta Api di Bong Suwung, eks Kampus UPN, eks Bioskop Indra, dan Anindya di Selatan Ramai Mall.
"Parkir di persil-persil pribadi juga nanti akan disediakan masyarakat, misalnya di Jalan Letjen Suprapto itu ada beberapa persil pribadi untuk menampung ketika TKP Ngabean sudah penuh," kata Wirawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.