Keberadaan Jalan Tol Jogja-Bawen Harus Dorong Pemerataan Ekonomi

I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika Selasa, 19 Desember 2017 13:20 WIB
Keberadaan Jalan Tol Jogja-Bawen Harus Dorong Pemerataan Ekonomi

Ilustrasi jalan tol (JIBI/Solopos/Dok.)

Nantinya jalan Tol Jogja-Bawen akan memiliki junction-junction yang bisa dimanfaatkan masyarakat

Harianjogja.com, SLEMAN-Selain mendorong pertumbuhan wilayah, jalan tol Jogja-Bawen juga dituntut untuk memberikan dampak pemeratan ekonomi.

Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM) Arif Wismadi menyatakan, agar jalan tol dapat memberikan fungsi pemerataan maka harus diupayakan titik ramp atau tempat naik dan turun di lokasi yang dapat melayani kluster atau kelompok desa yang relatif miskin.

http://m.harianjogja.com/?p=878057">Baca juga : Jalan Tol yang Melaui DIY Dibuat Melayang di Atas Selokan Mataram

“Di sisi lain lokasi tersebut juga tidak terlalu jauh dengan jalan kolektor serta jaringan jalan selain tol [surface road] yang berkapasitas cukup dan dapat menjadi penghubung dengan daerah pengaruh jalan tol,” ucap dia, Senin (19/12/2017).

http://m.harianjogja.com/?p=878058">Baca juga : 95% Rute Jalan Tol Jogja-Bawen Disepakati Pemda DIY

Ia juga menilai pemilihan rute Karangtalun, menelusuri Selokan Mataram hingga ke Ring Road bagian barat laut sudah pas karena di daerah itu sebaran kluster kemiskinan cukup tepat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Gatot Saptadi menyatakan, nantinya jalan Tol Jogja-Bawen akan memiliki junction-junction yang bisa dimanfaatkan masyarakat. “Rangkaian jalan terintegrasi dengan sektor ekonomi lain. Ada junction tempat masuk dan keluar. Masyarakat DIY bisa menikmati itu,” tuturnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online