Sebulan, 300 Rumah di Kulonprogo Rusak Akibat Bencana

Uli Febriarni
Uli Febriarni Kamis, 21 Desember 2017 05:40 WIB
Sebulan, 300 Rumah di Kulonprogo Rusak Akibat Bencana

Warga dan sukarelawan bekerja bakti membersihkan puing rumah milik Saiman, Rabu (20/12/2017) pagi. (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)

Rumah yang terkena bencana mengalami ruak berat,sedang hingga ringan.

Harianjogja.com, KULONPROGO--Musim hujan yang terjadui sepanjang bulan ini telah menyebabkan ratusan rumah ruska di Kulonprogo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Gusdi Hartono mengatakan, pada musim penghujan Desember 2017, total telah tercatat ada 300 unit rumah rusak dengan kategori ringan, sedang dan berat.

Saat ini jajarannya masih mengidentifikasi rumah yang harus direlokasi dan direhabilitasi total. Pasalnya, selama status tanggap darurat bencana, BPBD akan memberikan bantuan stimulan bagi rumah warga yang rusak. Seperti diketahui, Pemkab Kulonprogo menetapkan status tanggap bencana pasca-serangan Badia Cempaka yang berujung banjir dan longsor pada akhir Desember lalu.

"Kami tidak bisa menyebutkan nominal bantuan stimulan, yang jelas itu bentuknya bantuan stimulan. BPBD baru akan bertindak setelah status tanggap darurat bencana berakhir pada 27 Desember, apakah direlokasi, bedah rumah atau bantuan program Rumah Tidak Layak Huni," ujarnya, Rabu (20/12/2017).

Rumah rusak akibat cuaca buruk yang teranyar terjadi di Kalibawang. Sebuah rumah warga rata dengan tanah pada Rabu (20/12/2017) setelah diguyur hujan semalaman.

http://m.solopos.com/?p=878456">Baca juga : Diguyur Hujan, Rumah Saiman Rata Tanah

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis