PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Korban miras berjatuhan
Harianjogja.com, JOGJA-Minuman keras (Miras) oplosan kembali merenggut nyawa. Dua orang warga Kecamatan Danurejan meninggal dunia diduga setelah menenggak miras oplosan.
Kedua korban adalah warga Kelurahan Tegal Panggung, Danurejan, Sugiman, 51, dan Umar Rahardjo, 58. Keduanya pesta miras pada Selasa, 26 Desember malam lalu di Ledok Tukangan, Tegal Pangung."Kemungkinan korban bisa bertambah karena saat minum ada enam orang," kata Kepala Polsek Danurejan Komisaris Aslori, melalui pesan singkat selular, Senin (1/1/2018).
Aslori mengatakan, selain dua korban meninggal dunia, ada dua korban lainnya yang masih dirawat di Rumah Sakit Bethesda. Keduanya Slamet, 48, warga Tegal Panggung, Danurejan dan Diah Sari, warga Surokarsan, Mergangsan. Keduanya ikut minum bersama korban tewas.
Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian dan menemukan tiga botol bekas minuman berisi yang diduga bekas miras. Pihaknya belum bisa memastikan karena kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Reserse Krimnal Polresta Jogja untuk penanganan lebih lanjut.
Aslori hanya mendapat informasi bahwa yang membawa miras oplosan itu adalah almarhum Sugiman. "Kalau dari keterangan saksi Diah Sari yang masih opname di rumah sakit, miras yang dibawa Sugiman diperoleh dari saudara Deden di Gunungketur, Pakualaman," papar dia.
Deden sampai kemarin sedang dimintai keterangan oleh penyidik Polresta Jogja. Sebelumnya korban tewas akibat miras oplosan juga terjadi di wilayah Gedongtengen satu orang, kemudian di wilayah Cokrodiningratan Jetis dua orang. Kejadian tersebut hampir bersamaan pada pekan keempat bulan lalu.
Banyaknya korban miras oplosan menjadi keprihatinan Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi. Ia mengatakan, Pemerintah Kota Jogja tidak kurang untuk merazia miras. Demikian juga kepolisian yang terus berupaya menindak para penjual miras.
Menurut dia, butuh kepedulian semua pihak dalam memberantas miras, terutama pengurus RT dan RW untuk selalu mengingatkan jika menemukan adanya indikasi pesta miras di dilingkungannya masing-masing, "Kalau ada warga yang mau minum [miras] supaya dicegah," kata Heroe, Sabtu pekan lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Harian Jogja Selasa 16 Juni 2026, dari kabel semrawut Jogja hingga harga emas naik dan update Piala Dunia.
ESDM alokasikan Rp5,2 triliun untuk jargas 2027, targetkan 959 ribu sambungan rumah guna tekan impor LPG.
MK target putusan gugatan MBG pada Juli 2026. Sidang dipercepat, jumlah ahli dibatasi demi efisiensi waktu persidangan.
Bank Jateng salurkan bantuan RTLH Rp15 juta per rumah bagi 5 warga Rembang untuk dukung pengentasan kemiskinan.
Harga emas Pegadaian hari ini 16 Juni 2026 naik. Antam Rp2,83 juta/gram, UBS dan Galeri24 ikut menguat. Simak daftar lengkapnya.