Hari Jadi Gunungkidul ke-196, Gayeng Guyub dan Tentrem Atine
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
“Januari jadi puncak musim hujan dengan intesitas tinggi"
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Puncak musim hujan diprediksi terjadi di Januari 2018. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana yang terjadi saat musim penghujan.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi hingga Maret mendatang. Namun, untuk puncak musim hujan diprediksi terjadi di bulan ini. “Januari jadi puncak musim hujan dengan intesitas tinggi,” kata Taryono kepada wartawan, Kamis (4/1/2018).
Menurut dia, puncak musim hujan harus benar-benar diwaspadai karena dapat memicu terjadinya bencana. Oleh karena itu, mayarakat diminta terus waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan BPBD, di Gunungkidul terdapat beberapa potensi bencana mulai dari tanah longsor, banjir hingga angin kencang. Untuk tanah longsor, kata Taryono, potensi bencana terdapat di tujuh kecamatan meliputi Purwosari, Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin dan Ponjong.
Sementara itu, untuk banjir berpotensi terjadi di wilayah Tanjungsari dan lokasi-lokasi yang berada di bantaran Sungai Oya maupaun Besole. “Kalau untuk angin kencang potensinya merata di seluruh wilayah,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya musibah, BPBD telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan memperluas cakupan desa siaga bencana di Gunungkidul. Selain itu, untuk penanganan saat terjadi bencana, personel BPBD juga sudah disiagakan dan siap diterjunkan sewaktu-waktu terjadi bencana.
“Kami juga menjalin komunikasi dengan relawan-relawan bencana, tagana hingga aparat keamanan mulai dari polisi hingga TNI,” imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.
Pemkot Jogja mengandalkan event sepanjang tahun dan sport tourism untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mendongkrak omzet UMKM.