Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Masalah konten harus diperhatikan
Harianjogja.com, JOGJA-Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto menyatakan, digitalisasi keistimewaan yang akan dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY harus memperhatikan dua hal.
Ia menjelaskan, hal pertama yang menurutnya mesti diperhatikan adalah kebijakan digitalisasi keistimewaan harus menjadi tempat yang menyediakan kesempatan bagi semua elemen masyarakat yang akan berpartisipasi, baik melalui media film maupun media lainnya. Poin berikutnya yang harus diperhatikan yakni masalah konten.
Inung, sapaan akrabnya, menyatakan, konten harus mengedepankan otentisitas dari hal yang benar-benar berjalan dan hidup di tengah-tengah masyarakat. Nilai-nilai yang ditampilkan diharapkan masih sangat relevan untuk masa kini dan masa depan.
"Digitalisasi itu salah satu metode. Tetapi substansinya pada konten yang akan ditampilkan. Sehingga isi menjadi sangat menentukan," ucapnya melalui pesan pendek, Kamis (4/1/2018).
Sebelumnya, guna semakin mendekatkan makna keistimewaan dan sekaligus untuk mewujudkan cita-cita keistimewaan itu sendiri, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY akan menghimpun, mengelola dan menyiarkan konten-konten keistimewaan secara digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Rony Primanto Hari mengatakan, DIY punya beragam potensi keistimewaan, seperti sistem pemerintahan, masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas, dan dunia usaha. Kesemua potensi tersebut perlu digali dan dikolaborasikan untuk mewujudkan cita-cita keistimewaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.