Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Kesadaran masyarakat Jogja akan kinerja pemerintah dinilai lebih tinggi.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot Jogja mempertanyakan indikator yang digunakan dalam hal mengukur kinerja pemerintah atas aduan masyarakat yang dikeluarkan oleh Lembaga Ombudsman (LO) DIY. Pemeringkatan kinerja pemerintah daerah yang dilakukan LO DIY tersebut menempatkan Kota Jogja sebagai daerah yang dianggap paling tidak responsif melayani aduan warga.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Jogja Ignatius Tri Hastono menilai harus diperjelas soal indikator yang digunakan sehingga muncul penilaian soal lambatnya repons pemerintahan tingkat dua ini menghhadapi aduan masyarakat.
“Data yang kami miliki memang masih minim soal ini, apa saja variabel yang digunakan untuk membangun kesimpulan ini,” terangnya kepada Harianjogja.com, Kamis (4/1/2018).
Ia berharap ada paparan jelas, bukan sekadar kesimpulan sehingga bisa dijadikan evaluasi untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Meski demikian, Tri menerangkan jika masyarakat Kota Jogja relatif lebih sadar akan haknya sehingga jumlah aduan warga Kota Jogja lebih tinggi. Hal ini berbeda dengan sejumlah daerah lain yang karakter penduduknya berbeda.
Karakter masyarakat Kota Jogja yang sangat peduli inilah, tambah Tri yang menjadi kesempatan maupun tantangan guna menjalankan pelayanan publik. Iamencontohkan, perihal lampu mati atau jalan berlubang saja bisa menjadi masalah di Kota Jogja sementara tidak demikian di daerah lainnya.
http://m.solopos.com/?p=881861">Baca juga : Pemkot Jogja Tercatat Sering Membiarkan Pelanggaran
Tudingan soal banyaknya aduan perkara perizinan yang tak membuahkan hasil juga dijawab Tri dengan belum adanya infromasi secara lengkap yang menjadi dasar anggapan itu.
Meski demikian, penilaian LO DIY dianggap sebuah evaluasi ekternal dan menjadi bentuk perhatian. Aduan masyarakat atas masalah yang terjadi selama ini diterima Pemkot Jogja melalui Unit Pelayanan Informasi dan Keluhan (UPIK).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Persib Bandung hanya butuh satu poin lawan Persijap untuk kunci gelar BRI Super League 2026 di tengah tekanan Borneo FC.
Aston Villa juara Liga Europa setelah kalahkan Freiburg 3-0. Bek berdarah Indonesia, Ian Maatsen, turut merayakan gelar juara bersama skuad asuhan Unai Emery.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Elon Musk sebut Neuralink "teknologi level Yesus". Klaim ambisius ini tuai kritik pakar karena kurangnya bukti ilmiah. Simak fakta selengkapnya di sini.