Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Rangkaian acara peringatan Dies Natalis itu sejatinya dimulai sejak awal Januari
Harianjogja.com, SLEMAN-Fun Gathering yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) YKPN Jogja menggenapi rangkaian peringatan Dies Natalis ke-42 kampus tersebut. Acara yang digelar di kompleks kampus yang berada di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik itu diikuti seluruh civitas academica, mulai dari karyawan, staf pengajar, hingga mahasiswa.
Ketua Panitia Suparmono menjelaskan, rangkaian acara peringatan Dies Natalis itu sejatinya dimulai sejak awal Januari 2018 yang ditandai dengan dihelatnya Seminar Internal bertajuk STIM YKPN Menyongsong Ekonomi Global. Barulah pada 3 Januari, panitia melakukan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas 42 tahun usia sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Keluarga Pahlawan Negara itu.
Acara pemotongan tumpeng itu, kata dia juga sekaligus momentum bertemunya semua stakeholder yang selama ini menjadi kunci sukses berkembangnya STIM YKPN, mulai dari pengurus yayasan, relasi perbankan, dan para donatur pemberi beasiswa. Itulah sebabnya, tak hanya sebagai ajang pengungkapan rasa syukur, pemotongan tumpeng itu juga menjadi momentum yang tepat bagi para stakeholder untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan.
“Kalau hari lahir STIM YKPN sendiri jatuh pada 1 Januari,” kata Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STIM YKPN tersebut saat ditemui di lokasi acara, Minggu (7/1/2018).
Tak hanya itu, tahun ini pihak kampus juga memberikan penghargaan kepada sejumlah karyawan, staf pengajar, dan mahasiswa. Karyawan yang mendapatkan penghargaan merupakan karyawan yang memiliki masa bakti 25 tahun dan 30 tahun.
Sementara, untuk staf pengajar, tahun ini penghargaan diberikan kepada tiga orang dosen yang berhasil menerbitkan karya penelitian dan publikasi tingkat internasional. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada beberapa mahasiswa yang berprestasi di beberapa event tingkat nasional. “Mahasiswa kami ada yang berprestasi di beberapa event nasional, seperti lomba wirausaha Bank Mandiri, dan lomba kreativitas mahasiswa,” kata Suparmono.
Dia menjelaskan, perhatian kampus terhadap masa depan mahasiswa juga terus ditingkatkan. Di antaranya adalah pada 2017, STIM YKPN diakuinya telah mengirimkan tiga mahasiswa untuk mengikuti magang di Six Capital Singapura. “Kalau dengan perusahaan pasar uang itu [Six Capital] kami sudah menjalin kerja sama secara rutin,” ucapnya.
Dewi, salah satu mahasiswa STIM YKPN membenarkan, kampus tempatnya kuliah selama ini memberikan perhatian lebih pada masa depan melalui berbagai kegiatan magang dan penempatan kerja. Sebagian besar alumni, diakuinya pun banyak yang sudah bekerja di sejumlah bank ternama. “Salah satunya adalah BTN [Bank Tabungan Negara],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.