PAD Gunungkidul Ditarget Naik Rp25,57 Miliar di APBD Perubahan
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Wisata minat khusus memiliki risiko tinggi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Pariwisata Gunungkidul telah menerapkan standarisasi dalam pengembangan wisata minat khusus. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko karena wisata minat khusus memiliki potensi yang dapat membahayakan pengunjung.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, wisata minat khusus merupakan salah satu potensi wisata yang dikembangkan di Gunungkidul. Namun, untuk pelaksanaannya tidak bisa dilakukan dengan sembarangan karena ada standarisasi khusus.
“Wisata minat khusus memiliki risiko terhadap pengunjung. Jadi dalam pengelolaan ada hal-hal yang harus dipatuhi,” kata Hary kepada Harianjogja.com, Jumat (12/1/2018).
Dia mencontohkan, untuk wisata minat khusus susur gua, Dinas Pariwisata Gunungkidul telah menetapkan standarisasi usaha yang meliputi keahlian pemandu hingga proses keamanan bagi pengunjung. Khusus bagi pemandu, sambung Hary, harus memiliki sertifikat pemandu yang diterbitkan asosiasi profesi.
“Ini tidak bisa sembarangan karena menyangkut keselamatan pengunjung. Jadi, setiap pemandu harus memiliki sertifikat itu,” ujarnya.
Menurut Hary, dalam pelaksanaan wisata minat khusus ini, dinas tidak hanya bertugas sebagai pengawas. Namun, juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan profesionalisme yang dimiliki pelaku usaha wisata demi memberikan keamanan bagi pengunjung.
“Kami berikan pendampingan dengan pelatihan untuk peningkatan SDM. Pendampingan yang dilakukan tidak sembarangan karena melibatkan orang yang ahli di bidangnya sehingga ilmu yang dimiliki dapat ditularkan kepada para pemandu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Citroën menghidupkan kembali 2CV sebagai mobil listrik. Konsepnya tampil 11 Oktober 2026 dan versi produksi ditargetkan meluncur 2028.
BRI menggelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026 dengan menawarkan lebih dari 5.000 aset di seluruh Indonesia pada 1 Oktober–30 November 2026.
John Herdman membawa ranking FIFA Indonesia dari posisi 122 ke 117. Bagaimana progres Garuda dibanding era Kluivert dan Shin Tae-yong?
BRI Peduli melatih 500 volunteer mengelola sampah jelang MotoGP Mandalika 2026 untuk mendukung kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Reservasi hotel di Jogja naik 5%-15% menjelang WJNC 2026. PHRI DIY menyebut okupansi 25%-40% dan berharap dampak wisatawan meluas.