PAD Gunungkidul Ditarget Naik Rp25,57 Miliar di APBD Perubahan
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Tujuan dari penataan adalah agar kawasan lebih rapi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul Purwanto mengharapkan dalam rencana penataan di kawasan pantai, Pemkab Gunungkidul memiliki sikap yang tegas sehingga wancana itu dapat segera direalisasikan.
Namun demikian, lanjut dia, ketegasan yang dimaksud bukan berarti dilakukan secara serampangan dan terkesan asal terlaksana. Hanya saja, upaya tersebut harus diimbangi dengan pemberian solusi, khususnya bagi pedagang maupun pelaku usaha yang terdampak dalam penataan.
“Tidak bisa asal gusur dan mereka [pedagang dkk] harus difasilitasi. Tujuan dari penataan adalah agar kawasan lebih rapi jadi segala aspek harus benar-benar diperhatikan,” katanya, Selasa (17/1/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=885721">Baca juga : Parkiran Senilai Rp4,7 Miliar Akan Dibangun di Krakal
Selain menyingung mengenai realisasi penataan, Purwanto juga menekankan agar pemkab benar-benar memperhatikan waktu pengerjaan program fisik. Salah satunya menyangkut masalah pembangunan area parkir di Pantai Krakal.
Menurut dia, proses pembangunan harus dimulai sejak awal tahun sehingga pelaksanaan program dapat lebih maksimal. “Jangan mepet-mepet karena akan berpengaruh terhadap hasil pengerjaan,” ujar politikus Gerindra ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Spanyol menghadapi Kroasia di UEFA Nations League 2026/27. La Roja mengincar kemenangan ke-11 beruntun sekaligus tiket perempat final.
Google Maps bisa digunakan tanpa internet dengan peta offline. Simak cara download, mengelola, memperbarui, dan batasannya.
Harga tanah di sekitar Kelok 23 Gunungkidul disebut sudah mencapai Rp1 juta per meter persegi setelah pembangunan JJLS. Investor mulai melirik kawasan ini.
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Prabowo meresmikan enam Kodam baru, termasuk Kodam XXVI/Mataram di DIY. Berikut daftar Kodam dan Pangdam yang ditunjuk.