Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Kendaraan yang disewa kemudian dijual pelaku.
Harianjogja.com, JOGJA--Wahyu Sudarmono, 39, pelaku penggelapan sepeda motor bermodus identitas pelaku ditahan anggota Polres Umbulharjo pada Minggu (28/1/2018). Pelaku dilaporkan ke polisi setelah tidak mengembalikan kendaraan yang disewanya dengan bermodal KTP palsu.
Warga Sewon, Bantul ini diamankan di Ponjong, Gunungkidul setelah menggelapkan motor sewaan. Kendaraan sepeda motor dengan nopol AB 5234 AA ini sebelumnya disewa sejak September tahun lalu kepada Dimas Bagus, warga Mantrijeron. Pelaku awalnya menyewa kendaraan tersebut selama tiga hari dengan membayar uang sewa tunai dan meninggalkan identitas berupa KTP.
Selang beberapa hari, kendaraan itu tak juga dikembalikan dan setelah dicek kemudian diketahui jika identitasnya, baik nama maupun alamatnya, palsu. Kapolsek Umbulharjo, Kompol Sutikno menjelaskan setelah didalami lebih lanjut berdasarkan keterangan para saksi, pelaku diketahui berada di Gunungkidul. "Didatangi tapi ternyata tidak ada, setelah ditunggu dua hari baru kemudian bisa ditangkap," katanya ketika dikonfirmasi, Selasa (30/1/2018).
Saat penangkapan, barang bukti yang digelapkan itu sudah berpindah tangan dan dijual pelaku. Namun, kendaraan berwarna merah itu akhirnya bisa ikut diamankan berdasarkan pengakuan pelaku. Kapolsek mengatakan pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Umbulharjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.