Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Verifikasi faktual berlangsung tiga hari
Harianjogja.com, SLEMAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mulai melakukan verifikasi faktual untuk seluruh partai politik (Parpol) peserta pemilihan umum (Pemilu) 2019. Pada hari pertama enam partai langsung diverifikasi.
Komisioner KPU Sleman Divisi Hukum, Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Imanda Yulianto mengatakan, verifikasi faktual akan berlangsung mulai Selasa (30/1/2018) hingga Kamis (1/2/2018). “Pada hari pertama ada enam parpol, pagi hingga siang PDI Perjuangn, Nasdem, Demokrat, selanjutnya pada siang hingga sore lanjut PKB, Gerindra, Perindo,” kata dia Selasa.
Verifikasi akan dilakukan terhadap 15 parpol yang telah mendaftar. Pada hari pertama dan kedua verifikasi akan dilakukan terhadap masing-masing enam partai, sementara pada hari terakhir dilakukan verifikasi terhadap tiga partai. Dengan hanya tiga partai di hari terakhir, KPU berharap memiliki cukup waktu untuk menyusun laporan.
Terlebih, seluruh sumber daya manusia (SDM) yang ada di KPU semuanya telah dikerahkan untuk melakukan verifikasi, sehingga butuh waktu dan energi untuk menyusun laporan. Tercatat untuk melakukan verifikasi KPU menerjunkan tiga tim, setiap satu tim terdiri dari delapan orang. Dan per hari setiap tim bertugas untuk melakukan verifikasi sebanyak dua parpol.
Tim verifikasi bakal melakukan pemeriksaan meliputi empat hal, yakni kecocokan kepengurusan antara di surat keputusan partai dengan kondisi nyata, domisili kantor parpol, dan keanggotaan parpol dengan sampel 5%. Selain itu, dalam verifikasi juga bakal menilik terkait keterwakilan pengurus perempuan di partai yang minimal harus 30%.
“Dari tiga parpol [PDI, Nasdem, dan Demokrat] yang sudah kami verifikasi tidak ada masalah, keterwakilan perempuan sudah memenuhi. Sementara, sampel keanggotaan saat diverifikasi yang kurang dari 5%, maka kekurangannya kami minta untuk didatangkan ke KPU,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Sleman Ibnu Darpito mengatakan, berdasarkan pemantauannya proses verifikasi pada hari pertama telah berjalan lancar. Parpol diketahui telah memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan. “Hari pertama ini lancar, tadi semuanya klir tidak ada masalah. Jika masih ada kekurangan maka akan diberikan waktu untuk melengkapai pada 3-5 Februari mendatang,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa