Hendak Tawuran, 12 Pelajar dan Pemuda Mageang Diringkus Polisi
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Pelatihan merupakan hasil kerja sama dua negara.
Harianjogja.com, SLEMAN--Puluhan dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNas) Jogja mendapatkan pelatihan dari pakar pertambangan asal Jepang dalam kegaiatan Training International, Project for Overseas Transfer of Voal Minning Technology sejak Selasa (6/2/2018) hingga Kamis (8/2/2018). Pelatihan itu merupakan komitmen dua negara untuk saling membantu meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya terkait pertambangan.
Kegiatan ini digelar oleh Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi Kementerian ESDM yang bekerja sama dengan Perusahaan Nasional Minyak Gas dan Logam Jepang.
Ketua STTNas Ircham menjelaskan kampusnya dipilih oleh Kementerian ESDM sebagai salah satu dari 12 perguruan tinggi di Indonesia yang diberikan pelatihan pertambangan dengan menghadirkan pakar kelas internasional. Pihaknya telah mendorong para dosen dan mahasiswa yang diikutsertakan dalam pelatihan untuk menyaring ilmu dan wawasan yang diberikan narasumber, sehingga dapat memberikan manfaat ke depannya dalam menghasilkan sumber daya manusia di bidang pertambangan.
"Dunia pertambangan erat kaitnnya dengan perkembangan teknologi, karena dalam praktiknya selalu menggunakan teknologi. Jumlah peserta yang mengikuti ada 40 orang, terdiri dosen dan mahasiswa," terangnya dalam rilis kepada Harianjogja.com, Rabu (7/2/2018).
Ia menambahkan, sumber daya mineral di Indonesia sangat besar. Pengelolaannya pun harus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Sehingga penguatan SDM bidang tambang harus ditingkatkan, salah satunya melalui pelatihan dengan menghadirkan pakar.
"Dengan SDM yang berkualitas dalam menangani tambang sehingga negara kita dapat bersaing pengelolaannta dengan negara lain. Tambang bisa dikelola sendiri untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia," ujar dia.
Ahli Tambang dari Perusahaan Nasional Minyak Gas dan Logam Jepang Shimoda mengatakan pelatihan itu digelar merupakan kesepakatan antarkedua negara. Melalui program itu ada alih teknologi antara Indonesia dengan Jepang di bidang geologi. Apalagi, kata dia, ada sejumlah persamaan kondisi geologis antara Jepang dan Indonesia. Sehingga sejumlah teknologi yang dipakai di Jepang memiliki kecocokan jika diterapkan di Indonesia.
"Kami sangat fokus untuk penanganan kondisi geologis di Indonesia. Program alih teknologi ini memungkinkan dilakukan karena ada sejumlah kesamaan," tegasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.
Kahitna membagikan rahasia tetap kompak dan bertahan selama 40 tahun di industri musik Indonesia, mulai dari saling menerima hingga menjaga identitas musik.