Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Pihak gereja tidak akan bersikap reaktif menanggapi peristiwa penyerangan
Harianjogja.com, JOGJA-Romo Madya Utama mengimbau masyarakat untuk tetap tenang agar tidak mudah di adu domba setelah. Hal ini ia sampaikan terkait penyerangan pria bersenjata pedang di Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman.
"Peristiwa ini jangan dibesar-besarkan. Jangan di adu domba lah," ucapnya saat menjenguk ketiga korban penyerangan di Rumah Sakit Panti Rapih, Minggu (11/2/2018).
Romo Madya Utama yang satu tempat tinggal dengan Romo Prier ini menambahkan, pihak gereja tidak akan bersikap reaktif menanggapi peristiwa penyerangan. "Kami tidak over reaktif. Tapi kami waspada saja, karena sepertinya ada pihak-pihak yang ingin membuat suasana keruh."
http://cms.solopos.com/?p=893516">Baca juga : PENYERANGAN GEREJA : Romo Prier Alami Luka Bacok Sedalam 3 Sentimeter
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.
WNA Brunei tewas di Blok M ternyata sempat menginap bersama pelaku di Jakarta Selatan sebelum penganiayaan maut terjadi.