Pemkab Sukoharjo Batasi Penggunaan Gawai Anak, Ini Aturan Lengkapnya
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.
Pemkot masih tentukan jadwal pelantikan
Harianjogja.com, JOGJA-DPRD Kota Jogja meminta Pemerintah Kota Jogja segera menata pegawainya. Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menyatakan, saat ini pihaknya tengah menata pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Jogja.
Namun, ia belum bisa memastikan kapan jadwal pelantikan hasil penataan pegawai tersebut. “Masih dilakukan penataan dulu,” kata Heroe, Senin (12/2/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=894128">Baca juga : DPRD Kota Jogja Minta Rotasi Jabatan Segera Direalisasikan
Diketahui, beberapa jabatan eselon II yang kosong sejak delapan bulan terakhir dan diisi oleh Plt adalah Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, Dinas Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Sekretaris DPRD Kota Jogja serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Kessejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.
Memasuki Bulan Bung Karno tahun 2026, Komisi A DPRD DIY kembali membuka ruang belajar untuk membangun spirit dan semangat mencintai Indonesia dari Jogja.
Koalisi global mendesak FIFA mengakhiri kerja sama dengan Coca-Cola sebelum 2030 karena dampak kesehatan dan lingkungan.
Petani Bantul beralih ke usaha bibit padi di lahan pasir JJLS karena lebih aman dan cepat menghasilkan keuntungan.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Jogja terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan perizinan bangunan melalui berbagai inovasi
Target 17 juta wisman 2026 tetap dipertahankan. Pemerintah ubah strategi pasar dan dorong konektivitas penerbangan.