Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Jumlah kasus tanah ambles terus bertambah, tetapi solusi yang pas belum dilakukan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul segera mendata dan menangani tanah ambles yang terjadi di beberapa titik di wilayah tersebut.
Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul Purwanto mengatakan, tidak hanya masalah tanah ambles, tetapi semua permasalahan dampak bencana akhir November 2017 harus segera ditangani. "Pastikan dahulu, didata semua karena dikhawatirkan akan ada yang tertinggal atau tidak terdata. Nantinya akan merugikan masyarakat atau korban bencana kalau tidak terdata," ujarnya kepada Harianjogja.com, Selasa (13/2).
Dia juga mengimbau kepada publik segera melaporkan ke pemerintah desa jika mengetahui ada kejadian serupa. Dari laporan itu, pemerintah desa diminta segera meneruskan ke pemerintah yang lebih tinggi agar ada tindak lanjut. Menurutnya, persoalan ini sebenarnya dapat ditangani Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Lembaga tersebut juga dapat membantu masalah anggaran.
"Status kebencanaan bisa dimintakan ke BNPB Pusat, tinggal bagaimana gerak pemerintah agar cepat mendata itu. Ya saat penanganan dampak bencana, kemarin cukup baik. Namun, masih kurang maksimal," ujarnya.
Dampak bencana Badai Cempaka yang sampai saat ini masih menyisakan masalah panjang, menurut dia, adalah tanah ambles. Apalagi jumlah kasus tersebut terus bertambah, sedangkan solusi yang pas belum juga dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.