Wisatawan Gunungkidul Tembus 4,5 Juta, PAD Retribusi Capai Rp56,1 Miliar
Kunjungan wisatawan Gunungkidul mencapai sekitar 4,5 juta orang hingga awal Oktober 2026. PAD retribusi wisata tembus Rp56,17 miliar.
Rencananya program ini baru diterapkan mulai April
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di Gunungkidul dipastikan molor dari jadwal. Rencananya program ini baru diterapkan mulai April.
Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Bagian Kesejahteraan Rakyat, Setda Gunungkidul Suyono mengatakan program BPNT sedianya akan diluncurkan mulai bulan ini. Namun dikarenakan masih ada beberapa kendala, pelaksanaan baru mulai dilakukan pada April. “Memang jadwalnya molor dari yang telah ditentukan,” kata Suyono kepada wartawan, Minggu (18/2/2018).
Menurut dia, molornya jadwal pelaksanaan program tidak lepas dari proses validasi data penerima manfaat. Selain itu, pembentukan agen pangan yang masih dalam proses juga turut berpengaruh dalam pelaksanaan. “Saat ini proses validasi masih berjalan. Sedang untuk pembentukan e-Warong juga masih disiapkan oleh Bank Mandiri selaku bank yang mengurusi program BPNT,” ujarnya.
Dijelaskan Suyono, untuk program BNPT di Gunungkidul terdapat 88.267 kepala keluarga penerima manfaat. Rencananya untuk menunjang program ini berjalan dengan lancar dibutuhkan sedikitnya 360 e-Warong.
Menurut dia, untuk e-Warong terdapat tiga kelompok dalam pendiriannya, yakni mitra Mandiri yang berupakan binaan dari Bank Mandiri, Rumah Pangan Kita bentukan dari Bulog. Sedang satunya merupakan Kelompok Usaha Bersama (Kube) bentukan dari Kementerian Sosial. “Merekalah yang nantinya akan menjadi agen-agen dalam penyaluran bantuan,” katanya lagi.
Meski belum berjalan, untuk BPNT, keluarga penerima manfaat akan direncanakan akan mendapatkan sebuah kartu ATM lengkap dengan nomor rekening. Setiap bulannya, kartu tersebut akan ditransfer uang sebesar Rp110.000 yang dapat digunakan untuk menebus bantuan berupa beras dan telur. “Untuk penebusan, warga bisa mengambilnya di agen-agen yang telah ditunjuk,” kata Suyono.
Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Siwi Iriyanti menambahkan selama program BPNT belum berjalan, Kemensos telah menyiapkan program pengganti. Sejak pertengahan Januari lalu, kata dia, warga penerima manfaat mendapatkan bantuan pangan sosial rastra.
Menurut dia, bantuan ini sama dengan program beras untuk keluarga miskin. Namun yang membedakan, bantuan sosial pangan diberikan secara gratis dengan jumlah beras 10 kilogram setiap bulannya. “Kalau raskin jatahnya 15 kg, tapi harus menebus dengan sejumlah uang. Tapi untuk program bantuan pangan sebagai transisi BPNT diberikan gratis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisatawan Gunungkidul mencapai sekitar 4,5 juta orang hingga awal Oktober 2026. PAD retribusi wisata tembus Rp56,17 miliar.
Bali menempati posisi keempat pulau terbaik dunia 2026 versi Travel + Leisure. Simak daftar 10 destinasi yang masuk peringkat teratas.
APINDO bersama mitra memperkuat ekosistem UMKM Yogyakarta melalui kolaborasi lintas sektor, akses pasar, peningkatan kapasitas, dan kemitraan berkelanjutan.
Data kependudukan yang akurat tidak hanya dibutuhkan untuk administrasi, tetapi menjadi dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pemerintah.
As roda belakang Omoda 5 terlepas di Malaysia dan viral. Chery Indonesia menunggu hasil investigasi Chery Malaysia terkait penyebabnya.
Veda Ega Pratama berada di peringkat 8 klasemen Moto3 2026 dengan 105 poin. Ia hanya tertinggal dari Hakim Danish jelang Mandalika.