BSU Rp600.000 Oktober 2026 Belum Cair, Ini Syarat dan Cara Cek
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Salah satu yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi dan membentukan Tim Koordinasi tingkat kabupaten
Harianjogja.com, SLEMAN-Kepala Dinsos Sleman Sri Murni Rahayu mengatakan pihaknya kini mulai melakukan persiapan dalam penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) kepada para keluarga penerima manfaat (PKM).
Salah satu yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi dan membentukan Tim Koordinasi tingkat kabupaten. Saat ini untuk penyaluran BPNT di Kabupaten Sleman telah disiapkan pendamping yang terdiri atas satu orang Koordinator Tenaga Kerja Sosial (TKS) beserta 17 Koordinator Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), satu orang Koordinator Program PKH beserta 179 pendamping Program PKH, serta dua pendamping dari aparatur desa.
http://m.harianjogja.com/?p=902131">Baca juga : Penyaluran Bantuan Pangan Nontunai Molor
Dengan adanya pendamping PKH ini diharapkan dalam pelaluran BPNT tidak lagi menemui kendala. “Rencana April nanti BPNT sudah mulai disalurkan, dan dengan adanya pendamping PKH ini harapannya dapat membantu dalam proses pencairan maupun mengakes program lainnya,” kata dia, Minggu (11/3/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
PSIM Jogja menilai Grup E League Cup 2026/2027 relatif bersahabat dan diuntungkan karena tak perlu menjalani laga tandang di luar DIY.
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.
Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus ATR/BPN. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyoroti alasan agenda internal kementerian.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.