900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Kader PKDRT rutin diberikan pembekalan agar mereka bisa lebih kompeten menjadi kader pendamping
Harianjogja.com, SLEMAN-Untuk meningkatkan kompetensi kader Pendamping Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dalam memberikan pendamingan dan pengamanan bagi korban KDRT, Pemkab Sleman selenggarakan temu kader PKDRT. Pertemuan itu diikuti kader dari 86 tingkat Desa dan 17 Kecamatan di aula kantor Dinas Tenaga Kerja Sleman, Senin (12/3/2018).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian, Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Mafilindati Nuraini menjelaskan, kader PKDRT rutin diberikan pembekalan agar mereka bisa lebih kompeten menjadi kader pendamping. "Jadi kalau ada kasus bisa memberikan pengamanan pada korban, bisa pendampingan kalau perlu bisa diantar untuk melapor, kemudian memberikan edukasi kepada masyarakat promotif preventif untuk mecegah kasus kekerasan perempuan dan anak," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh kader mendapat pembekalan langsung dari psikolog. Tujuannya untuk memberikan peningkatan kompetensi dalam penanganan kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Para kader juga diberi ruang untuk berbagi dan meningkatkan komunikasi dengan UPT P3AP2KB.
"Kegiatan ini juga untuk meningkatkan koordinasi antarkader dan pemetaan jalan keluar terhadap kendala yang dialami selama memberikan pendampingan dan pengamanan bagi para korban KDRT,” ujar Mafilindati.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momen strategis untuk memperkuat jejaring dan curah pendapat tentang berbagai solusi serta permasalahan yang dijumpai.
Mengingat, tindak kekerasan dalam rumah tangga sangat berkaitan erat dengan perilaku dan kejadian yang sangat mungkin ditemukan dan dihadapi dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. "Kader PKDRT adalah ujung tombak untuk mencegah adanya kekerasan dalam rumah tangga. Upaya-upaya preventif maupun mendeteksi hingga penanganan korban kekerasan akan dilakukan oleh para kader,” ujar Muslimatun.
Dia berharap keberadaan Kader PKDRT dapat terus ditambah di setiap wilayah agar gerakan preventif KDRT dapat dilakukan secara lebih masif. "Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan penanganan terhadap korban KDRT baik yang dialami oleh perempuan maupun anak-anak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Basarnas menyiagakan dua helikopter beserta kru dan tim medis untuk mendukung keselamatan MotoGP Mandalika 2026.
PSIM Jogja menilai Grup E League Cup 2026/2027 relatif bersahabat dan diuntungkan karena tak perlu menjalani laga tandang di luar DIY.
Kolaborasi, transfer pengetahuan, serta keterhubungan dengan jejaring pasar menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha yang mampu berkembang
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.