Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Revitalisasi sisi barat Malioboro akan berakhir pada Desember.
Harianjogja.com, JOGJA--Revitalisasi sisi barat Malioboro mulai dilaksanakan sejak Senin (12/3/2018). Kini pengerjaan proyek sudah mulai memasuki tahap pemasangan lantai kerja. Rencananya pada Jumat malam (16/3/2018) akan dilaksanakan cor beton induk di selasar toko-toko.
Manajer PT F Syukri Balak, kontraktor penataan sisi barat Malioboro, Eri Purnomo mengatakan pemasangan lantai kerja dilakukan khusus selasar toko yang berlokasi di blok a dan blok Dagen B. Pemasangan lantai kerja dilakukan sebab akan dilaksanakan cor beton induk.
“Cor beton hanya semalam, kami kan pakai pompa jadi kemungkian 40 sampai 50 kubik. dari jam 10 malam sampai lima pagi. Sudah diinformasikan ke toko dan PKL [pedagang kaki lima] kalau lancar tidak ada kendala, siangnya mereka sudah bisa jualan, karena cor sudah kering,” ucapnya Rabu (14/3/2018).
Ia mengungkapkan, pihaknya sengaja mendahulukan selasar toko sebab di jalur lambat, yang dulunya untuk lalu lintas becak dan andong, terdapat beberapa halangan seperti kabel dan sebagainya. Pendahuluan selasar toko, imbuhnya juga dilakukan supaya PKL dan toko bisa berjualan meski tidak lama.
http://m.harianjogja.com/?p=902272">Baca juga : Malioboro Belum Berhenti “Bersolek”
Ketika pengecoran di selasar selesai, maka hal yang sama akan dilakukan di jalur lambat. “Setelah itu pemasangan teraso. Tapi teraso tidak seperti cor yang cepat kering. Nanti kami akan kerja dua minggu dan libur dua minggu untuk memberi kesempatan PKL berdagang.”
Revitalisasi sisi barat Malioboro ditargetkan selesai pada 15 Desember. Agar cepat selesai, kontraktor menambah jumlah pekerja dan membaginya ke dalam tiga tim berbeda. Tim pertama mengerjakan dari ujung Utara Malioboro sampai Jalan Dagen. Tim kedua dari Jalan Dagen sampai Jalan Pajeksan. Adapun tim ketiga dari Jalan Pajeksan sampai selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.