Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Bank BPD DIY) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Harianjogja.com, JOGJA- PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Bank BPD DIY) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Royal Ambarrukmo Hotel pada Jum’at (16/3/2018).
RUPST Bank BPD DIY dihadiri oleh seluruh pemegang saham yang terdiri dari Pemerintah Daerah DIY yang dihadiri langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Pemerintah Kota Yogyakarta diwakili oleh Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Pemerintah Kabupaten Sleman diwakili oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, Pemerintah Kabupaten Bantul diwakili oleh Bupati Bantul, Suharsono, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul diwakili oleh Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah dan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo yang diwakili oleh Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo.
Dalam RUPST tersebut, agenda utama yang dibahas adalah laporan pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi serta persetujuan neraca dan perhitungan laba/rugi untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2017.
Dalam laporannya, Direktur Utama Bank BPD DIY, Bambang Setiawan menyampaikan bahwa kinerja Bank BPD DIY selama tahun 2017 yang dilihat dari beberapa indikator menunjukan pertumbuhan kinerja yang baik.
Total aset Bank BPD DIY mencapai Rp10,69 triliun, jumlah tersebut naik 9,80% dibandingakan pada tahun 2016 sebesar Rp9,74 triliun. Sementara Dana Puhak Ketiga (DPK) tumbuh 9,55% dengan nilai Rp8,08 triliun dan penyaluran Kredit sebesar Rp6,57 triliun atau tumbuh 9,78% dibanding tahun 2016.
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini pertumbuhan Bank BPD DIY mencapai 14% untuk aset, 12% untuk DPK, 14,50% untuk kredit dan 17% untuk laba. "Pertumbuhan Bank BPD DIY tahun 2017 lebih tinggi dibanding pertumbuhan perbankan nasional khusunya BPD kelompok BUKU 2,” papar Bambang.
Selain itu, pada akhir 2017 yang lalu Bank BPD DIY juga telah melalukan soft launching beberapa produk dan layanan baru yang berbasis digital seperti Bank BPD DIY Mobile, branchless banking (Laku Pandai), Cash Management System (CMS)/Internet Banking Korporasi dan aplikasi marketing terpadu BPD DIY Smart serta virtual mal jogjalapak.com yang menyediakan platform e-commerce bagi UMKM DIY.
Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2017 perolehan Laba sebelum pajak tercapai 102,78% dari target yang tercatat sebesar Rp298,06 miliar. RUPS secara bulat menerima laporan pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi untuk pengelolaan perseroan pada tahun buku 2017 dan memberikan pembebasan tanggungjawab atau acquit et decharge.
Selain itu, RUPS juga menetapkan penggunaan laba bersih setelah pajak untuk deviden dan cadangan umum sebesar Rp220,14 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya