Gelar FKP, Disdikpora Bantul Siapkan Standar Layanan Peminjaman Stadion
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selama tahun ini, hingga Februari lalu tercatat sudah ada sembilan kejadian kebakaran
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jogja menyebut 80% wilayah Jogja rawan terjadi kebakaran karena padatnya penduduk. Selama tahun ini, hingga Februari lalu tercatat sudah ada sembilan kejadian kebakaran.
"Sebagian besar penyebab kebakaran adalah korsleting listrik," kata Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran, Dinas Kebakaran Kota Jogja Rajwan Taufiq, saat dihubungi Senin (19/3/2018).
Pada 2017 ada sebanyak 71 kejadian kebakaran. Artinya ada peningkatan dibanding 2016 lalu sebanyak 65 kasus kebakaran di Jogja. Untuk meminimalkan peristiwa kebakaran, saat ini pihaknya tengah memetakan kembali setiap wilayah yang paling rawan kebakaran.
Pemetaan tersebut juga bagian dari tindak lanjut Perda No.1/2018 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran yang disahkan beberapa waktu lalu. Hasil pemetaan itu nantinya akan menjadi induk proteksi kebakaran (IPK).
Beberapa indikator wilayah yang dianggap paling rawan kebakaran adalah kepadatan penduduk, akses jalan yang sulit dilalui kendaraan pemadam kebakaran, hingga wilayah bantaran sungai. Untuk wilayah yang masuk rawanan kebakaran tersebut, kata Rajwan, upaya yang dilakukan adalah dengan memasang hidran di perkampungan, seperti yang sudah dilakukan di wilayah Ngampilan.
Kemudian tiap rukun warga (RW) akan mendapatkan alat pemadam kebakaran ringan atau Apar, "Supaya proses penanggulangan kebakaran cepat tertangani, wilayah paling rawan akan menjadi perioritas," ujar Rajwan.
Lebih lanjut Rajwan mengatakan, sebenarnya lembaganya sudah memiliki komitmen soal respons waktu penanganan kebakaran maksimal 11 menit sejak mendapat informasi hingga sampai di lokasi kejadian. Namun, diakuinya komitmen tersebut terkadang meleset karena beberapa hal, di antaranya akses jalan menuju lokasi kebakaran terkadang masih ada yang sulit dijangkau mobil pemadam.
Selain itu, pihaknya sudah memiliki kewenangan untuk merekomendasikan pemilik bangunan agar melengkapinya dengan alat pemadam kebakaran, termasuk jalur evakuasi jika terjadi kebakaran. Rekomendasi tersebut sebagai syarat dalam melengkapi izin mendirikan bangunan (IMB).
Ia menambahkan, sejumlah relawan pemadam kebakaran juga akan di tempatkan di setiap kecamatan hingga kampung agar informasi kebakaran benar-benar valid. "Karena tidak dipungkiri terkadang informasi yang masuk tidak semuanya benar," ujar Rajman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Prediksi Port FC vs Persib di ACC 2026/2027. Simak modal, rekor pertemuan, kekuatan skuad, dan peluang Maung Bandung mencuri poin.
Spotify memastikan audiobook masuk Indonesia hingga akhir 2026. Simak jadwal, katalog, dan apakah pengguna Premium bisa mengaksesnya gratis.
McDonald's digugat di AS karena sistem harga berbasis AI dituding mengoordinasikan harga menu. Perusahaan membantah tuduhan tersebut.
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
Biaya cas mobil listrik di SPKLU sekitar Rp2.466 per kWh. Simak simulasi baterai 40 kWh dan tambahan biaya fast charging.