Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Kartu tani masih belum bisa digunakan karena target penggunaan di Januari molor
Harianjogja.com, SLEMAN—Kartu tani masih belum bisa digunakan karena target penggunaan di Januari molor. Sampai Selasa (20/3/2018) petani masih menggunakan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dalam mendapatkan fasilitas pupuk bersubsidi.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman Nawang Wulan mengatakan sampai Selasa (20/3/2018) kartu tani belum bisa digunakan. “Kami masih menunggu kebijakan dari provinsi dan kementerian terkait,” ujar Nawang, Selasa.
Proses yang masih dilakukan oleh Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman yaitu pendataan. Nawang mengatakan fasilitas yang diberikan dalam kartu tani hanya diperuntukan dalam bentuk kelompok.
“Sampai sekarang masih proses pendataan, yang tidak masuk pada kelompok tani, dia tidak bisa mendapatkan kartu tani,” katanya.
Sementara, untuk alokasi pupuk bersubsidi sampai saat ini masih menggunakan RDKK yang nantinya akan digunakan selama satu tahun untuk kebutuhan petani sampai 2019.
Ketua Kelompok Tani Lestari Mulyo, Dusun Kalirase, Desa Trimulyo, Sleman Parjana mengatakan petani masih menunggu keputusan dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman. Sampai saat ini dari Kelompok Tani Lestari Mulyo sudah terdata sekitar 90% petani yang mendapatkan kartu tani.
“Pada Oktober lalu, kata dinas mulai Januari sudah bisa digunakan, tapi sampai saat ini belum bisa, kami masih menggunakan RDKK,” kata Parjana. Parjana memperkirakan kartu tani baru bisa digunakan sekitar Oktober tahun ini.
Parjana mengeluhkan terkait teknis pengambilan pupuk bersubsidi dengan kartu tani yang dirasa menyulitkan petani. “Kalau melihat dari sosialisasi, nanti petani harus menggesek kartu tani sendiri di pengecer untuk dapat pupuk, kita kan biasanya beli pupuk secara berkelompok, tidak semua petani punya transportasi sendiri,” ujar Parjana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 22 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 22 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.