KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar, 4 Tewas dan 218 Penumpang Selamat
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
Pembuatan film antikorupsi merupakan kerja sama dengan KPK.
Harianjogja.com, SLEMAN-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Screening Film Dokumenter dan Talkshow di Auditorium Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) "MMTC" Yogyakarta, Kamis (22/3/2018). Dua film karya mahasiswa STMM MMTC diputar dalam kegiatan tersebut.
Film dokumenter pertama menceritakan tentang pembuat kue Kembang Waru di Jogja yang saat ini nyaris terancam punah oleh masakan modern. Film itu membawa makna moral dan kejujuran. Kemudian film kedua menceritakan tentang suap yang dilakukan kepada mahasiswa kepada dosen untuk dapat mempercepat proses pengerjaan skripsi. Film juga dilengkapi dengan tanggapan akademisi terhadap praktik korupsi yang saat ini banyak terjadi di multi sektor.
Pembantu Ketua III STMM "MMTC" Yogyakarta Nunuk Parwati mengatakan pembuatan dua film dokumenter oleh mahasiswa STMM MMTC itu mendapatkan dukungan dari KPK. Pihaknya mengapresiasi KPK yang terus menggandeng MMTC untuk bekerja sama dalam membuat literasi antikorupsi. "Kami mengapresiasi KPK yang sudah beberapa tahun bekerja sama dengan MMTC dalam rangka membuat literasi masyarakat, membuat karya produksi yang isinya pesan antikorupsi," ungkapnya, Kamis.
Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah juga mengapresiasi karya film dokumenter karya mahasiswa MMTC. Kerja sama itu akan terus digelar, terutama dalam mengembangkan berbagai perangkat digital di STMM MMTC. Menurutnya, antikorupsi erat kaitannya dengan kejujuran, nilai moral seperti yang tertuang dalam film dokumenter kearifan lokal kue Waru yang tenggelam dalam serbuan perkembangan zaman. Sedangkan film kedua yang menyorot soal suap mahasiswa kepada dosen memiliki makna tersendiri dan kenyataan itu tidak boleh terjadi di lingkungan pendidikan. Febri sepakat bahwa film termasuk media yang tepat dalam rangka menggugah kesadaran publik terkait antikorupsi.
"Karena masyarakat sesungguhnya adalah korban langsung dari korupsi. Kakau tidak ada korupsi atau uang negara tidak diambil pejabat dan lain sebagainya, mungkin pembangunan pendidikan akan lebih merata, fasilitas kampus bisa lebih meningkat," kata alumnus UGM ini.
Ia menaruh harapan kepada perguruan tinggi untuk dapat menurunkan nilai antikorupsi lebih detail lagi dalam setiap perkuliahan. Dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran pengembangan dan konsolidasi dalam melawan praktik korupsi baik di dalam diri pribadi dan lingkungan sekitar.
"Mahasiswa sebagai kekuatan politik punya posisi strategis, bisa dimulai dari menyuarakan isu djli daerah dan pusat. Suara mahasiswa sangat berpengaruh, di Jogja misalnya, dulu ramai koin KPK. Agar bagaimana mendorong penggunaan anggaran bisa dilakukan lebih transparan," tegasnya.
Praktisi Perfilman DS Nugraheni dalam kesempatan itu mengakui, film bisa menjadi salah satu media membentuk karakter antikorupsi. Prosesnya pun tidak harus dibuat dengan biaya yang mahal, ia sendiri lebih banyak mengambil gambar di sekitar dan tempat umum dengan kreativitas, tanpa harus mengeluarkan biaya banyak. "Kebetulan setiap film yang saya buat selalu ada angle antikorupsi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
Donald Trump mengunggah gambar AI dirinya sebagai Elvis Presley. Unggahan itu memicu kritik dari penggemar musik dan warganet.
Timnas Indonesia kalah telak 0-3 dari Vietnam di Grup A Piala AFF 2026. Meski unggul penguasaan bola, Garuda kalah efektif dan peluang ke semifinal makin berat.
Pasar saham AS bergejolak setelah laporan emiten teknologi dan sinyal The Fed. Microsoft melonjak, Apple dan Meta justru tertekan.
Produksi salak Sleman Semester I 2026 turun 4,81% menjadi 200.531,77 kuintal. Lahan berkurang dan tanaman tua jadi penyebab utama.
Peraih Fields Medal 2026 Jacob Tsimerman bergabung dengan OpenAI untuk fokus mengembangkan keamanan AI dan mengurangi risiko teknologi masa depan.