Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Dua bocah SMP jadi korban perampasan di jalan sepi.
Harianjogja.com, SLEMAN--Dua bocah SMP menjadi korban perampasan di Dusun Pondok Wonolelo, Desa Widodomartani, Ngemplak. Saat melintas di sebuah jalan yang sepi keduanya dipaksa berhenti kemudian dirampas barang-barang berharga milik korban.
Kapolsek Ngemplak Kompol Sugiarto mengatakan peristiwa perampasan itu menimpa AN, 14, dan DE, 15 ketika melintas di jalan desa yang sepi pada Sabtu (24/3/2018) sekitar pukul 23.00 WIB. Keduanya saat itu berboncengan mengendarai motor Honda Grand. Sesampainya di lokasi kejadian yang tidak jauh dari rumah, mereka tiba-tiba dihentikan oleh dua orang yang berboncengan mengendarai Honda Vario 125 dengan nomor polisi AB 6333 WU.
Dua orang pelaku itu adalah warga Kecamatan Depok yakni Oktaviano Andri Saputra, 18, dan FLM, 16. Oktaviano yang masih duduk dibangku SMP itu berperan sebagai joki, sedangkan FLM yang masih menempuh pendidikan kejar paket B itu berperan sebagai eksekutor yang merampas barang-barang berharga korban.
“Pelaku mengaku dalam kondisi mabuk. Mereka berputar-putar untuk mencari sasaran. Sebelumnya korban diikuti, setelah berada di jalan sepi dan gelap dipepet dan kemudian dirampas barang-barang berharganya,” kata dia, Rabu (28/3/2018).
Sejumlah barang berharga yang berhasil dirampas yakni dua buah ponsel milik korban, satu jaket, dan satu helm yang ditaksir total senilai Rp1,5 juta. Setelah barang-barang tersebut diserahkan, FLM mengeluarkan sebuah bendo yang digunakan untuk mengancam korban agar tidak melawan.
Kanit Reskrim Polsek Ngemplak AKP Tasngin, melalui Panit satu Iptu Sutriyono mengatakan korban baru melapor ke Polsek Ngemplak pada Senin (26/3/2018). Namun kedua korban yang melapor tidak dapat memberikan informasi yang jelas terkait dengan ciri-ciri kedua pelaku. Pasalnya meskipun saat beraksi keduanya tidak memakai penutup wajah, tetapi di lokasi kejadian sangat gelap sehingga tidak dapat mengenali kedua pelaku.
Namun demikian berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, Polisi akhirnya mendapatkan petunjuk dan bukti yang mengarah kepada dua pelaku tersebut. “Pelaku kami tangkap di rumahnya masing-masing tanpa perlawan pada Selasa (27/3/2018),” kata dia.
Saat ditangkap sejumlah barang bukti belum sempat dijual oleh pelaku, tetapi dititipkan kepada teman pelaku. Kini barang bukti tersebut sudah diamankan yakni, dua ponsel merk Advan dan Poltyron, jaket, helm, serta sepeda motor yang digunakan keduanya saat beraksi
“Kini pelaku kami amankan di Polsek Ngemplak. Namun untuk satu pelaku yang masih di bawah umur nanti akan kami titipkan di tahanan khusus anak Polres Sleman,” ujarnya.
Karena salah satu pelaku yakni FLM masih di bawah umur maka akan diproses sesuai dengan Undang-Undang tentang Sistem Peradilan Pindana Anak. Sedangkan Oktaviano tercanam hukuman sembilan tahun penjara atas sangkaan melanggar Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Kekerasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Ketahui 4 ciri hewan kurban yang tidak sah menurut syariat Islam agar ibadah kurban Anda diterima dan sesuai ketentuan.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.