Bertahun-tahun Alami KDRT, Perempuan di Salatiga Pilih Pergi demi Anak
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Sebanyak delapan kampung wisata (kamwis) di wilayah Kota Jogja akan diakreditasi Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA- Sebanyak delapan kampung wisata (kamwis) di wilayah Kota Jogja akan diakreditasi Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja dan pihak terkait. Hal tersebut guna meningkatkan kualitas kamwis yang bersangkutan.
Seperti diketahui sebelumnya Dinpar Kota Jogja telah merencanakan untuk mengakreditasi beberapa kampung wisata di wilayah Kota Jogja. Program tersebut kini telah berjalan dan dalam tahapan sosialisasi.
Adapun delapan kamwis yang terpilih dalam program tersebut yakni Sosromenduran, Dipowinatan, Pandeyan, Warung Boto, Kadipaten, Tamansari, Cokrodiningratan, dan Gedongkiwo.
Kasi Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja Norwind N Winursito mengatakan program ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota Jogja no.115/2016 tentang penyelenggaraan kampung wisata.
Ia menambahkan dalam proses akreditasi tersebut pihaknya dibantu praktisi bidang pariwisata, akademisi, unsur dinas serta media. "Jadi kami tidak sendiri dalam lakukan akreditasi," ujarnya kepada Harianjogja.com, Rabu (28/3/2018).
Norwind mengatakan tujuan program akreditasi tersebut salah satunya untuk meningkatkan kualitas serta potensi yang ada di delapan kamwis yang terpilih.
"Mereka [Kamwis] akan kami akreditasi untuk tingkatkan potensi serta kualitas sehingga bisa menunjang peningkatan jumlah wisatawan," ujarnya.
Terkait dengan hanya dipilihnya delapan dari total 17 kamwis yang tersebar di Kota Jogja, Norwind mengaku terkendala anggaran. Meski begitu program ini tetap akan mengikutsertakan kamwis lainnya di lain waktu.
"Anggaran kami terbatas, jadi setelah lakukan diskusi kami memutuskan delapan untuk tahun ini, rencananya tahun depan yang lain [kamwis] juga bisa," kata Norwind.
Hingga saat ini tahapan yang telah dilakukan Dinpar Kota Jogja adalah sosialisasi dan penjelasan dengan mengundang delapan kamwis yang bersangkutan. "Saat ini kami masih lakukan sosialisasi, nanti 31 Maret sampai April baru lakukan akreditasi," katanya.
Norwind mengharapkan dengan adanya akreditasi ini pihaknya bisa lebih mudah dalam melakukan pembinaan terhadap kamwis. Hal tersebut dikarenakan hingga hari ini pihaknya masih kesulitan dalam membina kamwis karena belum ada kejelasan potensi dan sejauh mana perkembangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Harga BBM 5 Oktober 2026 di Pertamina, Shell dan bp masih stabil. Simak daftar harga Pertalite, Pertamax, V-Power Diesel hingga BP Ultimate.
Harga pangan terbaru PIHPS Nasional mencatat cabai merah keriting Rp118.150 per kg. Simak daftar harga komoditas pangan lainnya.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia vs Thailand. Simak prediksi line up, jadwal dan link live streaming pukul 20.00 WIB.
Prabowo memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI. Sejumlah satuan baru akan diresmikan dan komandan satuan dikukuhkan.