Pemindahan Makam di Glagah Belum Tuntas

Uli Febriarni
Uli Febriarni Minggu, 01 April 2018 13:05 WIB
Pemindahan Makam di Glagah Belum Tuntas

Pemindahan makam di wilayah terdampak bandara, beberapa waktu lalu/Harian Jogja-Uli Febriarni

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dari total tujuh kompleks makam warga terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Desa Glagah yang harus dipindah, kini tinggal satu kompleks makam saja yang belum selesai dipindah.

Kepala Desa Glagah, Agus Parmono, menuturkan satu kompleks makam tersebut adalah makam Gunung Gamplong di Dusun Sidorejo, dengan 450 liang makam. Lewat beberapa hari kerja, Pemerintah Desa Glagah dan tim relokasi makam telah berhasil membongkar dan memindah 350 liang makam, sehingga kini menyisakan 100 liang saja yang berstatus makam tanpa nama. "Awalnya warga penolak tak ingin makam dipindahkan. Namun setelah kami mendatangkan ahli waris, akhirnya boleh dipindah," katanya, Minggu (1/4/2018).

Tim pemindahan makam bersama Pemdes Glagah menghentikan sementara relokasi makam sembari mengidentifikasi ahli waris sejumlah makam tanpa nama. Terlebih, warga penolak juga tidak ada yang mengakui sebagai ahli waris makam tersebut, sehingga hal itu sangat merepotkan. Namun tim menargetkan pemindahan makam bisa selesai 100% dalam waktu secepatnya.

Pimpinan Proyek NYIA PT Angkasa Pura I, Sujiastono, mengatakan pemindahan makam terdampak NYIA telah diserahkan kepada pemerintah desa, termasuk di dalamnya makam di Jangkaran dan Sindutan yang relokasinya berlangsung alot. Pemrakarsa proyek berharap ahli waris yang belum bersedia makam tersebut dipindahkan agar segera merelakannya, daripada harus memindahkannya sendiri. "Mumpung masih ada panitia desa, saya harap segera bersedia dipindahkan," ungkapnya. (Uli Febriarni)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online