Anggota Oxytocin Community Jogja ketika berkunjung ke Griya Harian Jogja, Jogja, Senin (7/5/2018)./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA-Oxytocin Community Jogja menggelar gathering pertama 1001 Breastfeeding di Gaia Cosmo Hotel, Jogja, Minggu (13/5/2018).
Salah satu anggota komunitas, Aline Laksmi mengatakan, kegiatan yang menggandeng Sanggar ASI ini akan diisi berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi para peserta. Target peserta yakni para ibu beserta bayinya dan ibu hamil.
Kegiatan ini akan diisi Laksmirika Warastraningdyah selaku konselor menyusui dari sanggar ASI dan Erni selaku bidan.
"Nanti juga ada pijat bayi. Semua bayi yang datang akan diberi free pijat. Selain itu, ada praktik pijat bayi agar para ibu bisa memijat sendiri bayinya," ujar dia ketika berkunjung ke Griya Harian Jogja, Jogja, Senin (7/5/2018).
Ia menjelaskan, pijat bayi memiliki manfaat yang besar misal untuk membantu perkembangan motorik anak. Pijat bayi juga bisa membuat bayi menyusu dengan lahap yang nantinya akan membantu tumbuh kembang anak.
Anggota komunitas lainnya Galuh Fitasari menjelaskan, komunitas ini berawal dari para ibu yang melakukan yoga prenatal bersama. Kemudian terwujudlah grup perpesanan WhatsApp. "Kami kemudian terpikir kenapa tidak sekalian membuat komunitas, lalu lahirnya komunitas ini. Kami namai Oxytocin karena Oxytocin merupakan hormon cinta," ungkap dia.
Berbagai kegiatan dan pengetahuan diberikan dalam komunitas itu mulai dari cara melahirkan dengan nyaman, minim rasa sakit, dan minim trauma. "Kami saling support dan sekarang saling support untuk menyusui," ujar dia.
Menurutnya, menyusui itu banyak faktor yang mendukung dan menghambat. Menyusui merupakan proses natural, tetapi jika tidak ada edukasinya bisa jadi menghambat. "Misalnya ASI enggak keluar, ibu stres sehingga ASI enggak banyak. Makanya, kita datangkan konselor ASI untuk belajar bareng menyusui yang tepat seperti apa. Support suami seberapa pentingnya," kata dia.
Ia menjelaskan, komunitasnya merupakan penganut gentle birth yang dicetuskan bidan Yesie Aprilia dan dokter RS JIH dokter Nurhadi Rahman. “Mereka menyebarkan virus positif melahirkan nyaman minim trauma. Ke depannya, melahirkan menjadi proses sakral yang mengantarkan bayi-bayi terlahir penuh cinta kasih,” papar dia.
Tak hanya gentle birth, para ibu juga diharapkan menjadi gentle mom and dad untuk mengasuh putra-putri yang lahir dengan penuh kasih sayang.
"Kami ingin komunitas ini bermanfaat enggak cuma untuk member, tetapi juga untuk semua. Ini adalah gathering pertama kami dan diharapkan berkesinambungan,” ujar dia.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono menyambut baik kehadiran komunitas tersebut di Griya Harian Jogja. "Komunitas yang mengajak kaum ibu lain, saling sharing pada ibu hamil dan menyusui tentu sangat luar biasa. Saya senang sekali dengan hal-hal yang inspiratif," ungkap dia.
Menurutnya, gerakan positif seperti ini harus ditularkan dan ditunjukkan kepada masyarakat. "Ini loh ada kelompok yang rela melakukan sesuatu untuk sesama," papar dia.
Dalam kunjungan itu, turut hadir juga anggota Oxytocin Community Jogja lainnya yakni Wulan Soedarto dan Windi Astuti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.