Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Kepala Disducapil Bantul Bambang Purwadi./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul mencatat ada ribuan warga yang belum mengambil bukti fisik kepemilikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Hingga saat ini, kepingan e-KTP masih tersimpan di kantor kecamatan.
Kepala Disdukcapil Bantul Bambang Purwadi mengatakan proses perekaman e-KTP terus berjalan. Untuk ketersediaan blangko tidak masalah karena memiliki stok hingga 12.000-an keping sehingga tidak ada masalah dalam proses pencetakan.
Meski demikian, ada permasalahan masih banyaknya warga yang belum mengambil kartu yang telah tercetak. Bentuk fisik dari pencetakan e-KTP sudah didistribusikan ke masing-masing kecamatan. “Tetapi sayangnya masih ada warga yang belum mengambil sehingga menumpuk di kecamatan,” kata Bambang, Jumat (11/5/2018).
Menurut dia, untuk jumlah rata-rata di setiap kecamatan ada 100-200 e-KTP yang belum diambil. Jadi, jika ditotal di 17 kecamatan masih ada ribuan keping yang belum diambil warga.
“Kami imbau segera mengambil karena kartu tersebut sebagai dokumen asli kependudukan yang sah sehingga harus dibawa oleh masing-masing pemilik,” ucapnya.
Disinggung mengenai proses perekaman, Bambang mengakui tingkat perekaman sudah mencapai 99%. Guna memaksimalkan perekaman, Disdukcapil juga memanfaatkan pelayanan jemput bola ke masyarakat. “Jadi pelayanan tidak hanya di kantor, tetapi kami juga mendatangi ke rumah-rumah warga, khususnya bagi orang jompo maupun difabel,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Pundong Sri Umayati mengatakan untuk memperlancar pendistribusian e-KTP, kecamatan membuat terobosan dengan melaksanakan program layanan antar sampai ke rumah. Menurut dia, dengan program ini akan ada petugas yang datang untuk mengantarkan e-KTP langsung ke pemilik.
“Sudah mulai kami jalankan dan program ini baru yang pertama di Bantul,” katanya.
Umayati berharap dengan pelayanan ini akan memberikan kemudahan bagi warga. “Kami akan libatkan perangkat yang ada di desa untuk memberikan ke masing-masing warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.