Merapi Erupsi Freatik, Tercatat 1.522 Warga yang Mengungsi di 9 Titik

I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika Rabu, 23 Mei 2018 05:17 WIB
Merapi Erupsi Freatik, Tercatat 1.522 Warga yang Mengungsi di 9 Titik

Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto

Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan, setelah adanya erupsi susulan pukul 01.47 WIB, Selasa (22/5/2018), warga sekitar Gunung Merapi berbondong-bondong mengungsi.

Mereka adalah orang-orang yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Permukiman di KRB III yang terdekat dengan Gunung Merapi berjarak lima kilometer dari puncak.

Dari data BPBD DIY, hingga pukul 04.40 WIB ada 1.522 orang yang mengungsi di sembilan titik berbeda. Biwara menjelaskan, warga mengungsi secara mandiri. Meski erupsinya berjenis freatik, warga memutuskan turun ke pengungsian karena trauma dengan letusan dahsyat 2010.

"Titik krusial ada pada psikologi masyarakat. Karena itu butuh edukasi ke masyarakat, sebab tidak perlu mengungsi sesuai dengan status yang dikeluarkan BPPTKG. Tapi, tadi pagi setelah sahur mereka sudah naik lagi ke atas," kata Biwara, Selasa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online