Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan, setelah adanya erupsi susulan pukul 01.47 WIB, Selasa (22/5/2018), warga sekitar Gunung Merapi berbondong-bondong mengungsi.
Mereka adalah orang-orang yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Permukiman di KRB III yang terdekat dengan Gunung Merapi berjarak lima kilometer dari puncak.
Dari data BPBD DIY, hingga pukul 04.40 WIB ada 1.522 orang yang mengungsi di sembilan titik berbeda. Biwara menjelaskan, warga mengungsi secara mandiri. Meski erupsinya berjenis freatik, warga memutuskan turun ke pengungsian karena trauma dengan letusan dahsyat 2010.
"Titik krusial ada pada psikologi masyarakat. Karena itu butuh edukasi ke masyarakat, sebab tidak perlu mengungsi sesuai dengan status yang dikeluarkan BPPTKG. Tapi, tadi pagi setelah sahur mereka sudah naik lagi ke atas," kata Biwara, Selasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.