Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Gunung Merapi Waspada, Selasa (22/5/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Dibanding kejadian pada 2002 dan 2006, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kini jauh lebih kesulitan dalam menentukan status Gunung Merapi.
Pasalnya erupsi di dua tahun itu tidak disertai dengan rentetan letusan freatik.
"Sedangkan sekarang, ada [letusan] freatik. Semoga setelah fase freatik berhenti, status bisa ditetapkan dengan mudah," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Kamis (24/5/2018).
Menurut Hanik, letusan pada Selasa (24/5) dini hari bukan merupakan letusan freatik. Letusan dengan durasi empat menit dan tinggi kolom asap mencapai 6.000 meter itu masih disebabkan oleh gas. Bedanya, gas yang ini bersumber dari magma.
"Sedangkan letusan freatik terjadi karena adanya interaksi antara air dan magma, yang kemudian menghasilkan uap air bertekanan tinggi," kata dia.
Tak hanya itu, letusan tersebut juga ditandai dengan adanya pijar warna merah, yang asalnya dari magma. Meski begitu, Hanik mengatakan proses ini belum bisa dikategorikan magmatis, karena sifatnya masih akumulasi gas.
"[Gunung] Merapi kan terkenal sebagai gunung dengan suhu sangat tinggi. Yang tinggi itu Kawah Woro. Kalau aktivitas naik bisa 700 [derajat Celcius], bahkan pernah 800. Ini menunjukan Merapi punya lava dengan densitas relatif cair, sehingga pada saat keluar gasnya masih panas," jelas Hanik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.