Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Senin 18 Mei Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Sejumlah dosen mengikuti serasehan untuk merespons revolusi industri 4.0 dalam menghasilkan lulusan perguruan tinggi, Kamis (24/5/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, SLEMAN--Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) merevisi kurikulum standar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) menjadi ke arah berbasis digital demi merespons perkembangan teknologi industri. Perubahan kurikulum itu dilakukan berdasar atas kekhawatiran lulusan yang berpotensi kehilangan profesi karena ditelan perkembangan teknologi industri.
Rektor UII Nandang Sutrisno menjelaskan FTSP UII sebenarnya baru saja merevisi kurikulum berbasis KKNI. Namun revisi akan dilakukan lagi dengan menyesuaikan perkembangan teknologi atau datangnya era disrupsi yang dipicu revolusi industri 4.0. Revisi itu harus dilakukan karena industri 4.0 secara perlahan menghilangkan berbagai jenis profesi dan memunculkan profesi baru.
"Karena kami khawatir, jangan-jangan kami sedang mengajarkan mahasiswa untuk profesi yang sebenarnya itu sudah tidak ada. Sehingga kurikulum harus visioner bisa membaca gerak industri 4.0 secara benar," ucapnya di sela-sela serasehan dosen FTSP UII, Kamis (24/5/2018).
Ia menambahkan FTSP mulai mengkaji secara mendalam dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi industri 4.0, meski tidak harus direspons secara berlebihan. Selain itu, dunia pendidikan tidak hanya mengajarkan tentang industri tetapi juga terkait kearifan lokal. Melalui revisi kurikulum tersebut, diharapkan mampu melahirkan SDM kreatif, inovatif karena dengan itu lulusan bisa beradaptasi pada zaman apapun.
"Konten kolaborasi juga penting, tidak lagi berkompetisi berdiri sendiri tetapi bergabung. Perusahaan besar, mereka membangun jaringan perusahaan antara satu dengan yang lain terintegrasi secara digital," ucapnya.
Dekan FTSP UII Widodo menyatakan revisi kurikulum KKNI akan diarahkan pada kurikulum digital. Sejumlah proses mekanik yang dilakukan secara manual akan digeser ke arah digital.
Widodo mencontohkan proses pembangunan gedung 57 lantai bisa diselesaikan dalam waktu 19 hari karena proses perencanaan secara digital dengan perhitungan sangat matang dan minim terjadi kesalahan pasang. Sehingga, sarjana arsitektur atau teknik sipil tidak hanya menggambar di perencanaan tetapi juga membuat fabrikasi hingga rantai pasok material. Kenyataan itu akan membuat teknisi di lapangan menjadi tidak banyak dibutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.