Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Kondisi SSA Bantul usai bentrok suporter, Minggu (3/6/2018)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL- Kerugian akibat rusuh sepakbola di Stadion Sultan Agung ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Jumlah ini merupakan akumulasi untuk kerusakan dua unit mobil, satu sepeda motor hingga fasilitas di stadion.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Bantul Sapto Priyono mengatakan, sejumlah kerusakan terlihat dalam kerusuhan yang melibatkan suporter dari kesebalasan Persija dan Persebaya. Beberapa kerusakan itu meliputi, dua unit mobil milik PS Tira, sebuah sepeda motor hingga fasiltias di stadion.
Meski demikian, lanjut Sapto, pihaknya hanya mengurusi kerusakan di stadion. Hasil dari pemeriksaan, ia mengaku ada 20 item fasilitas stadion yang rusak mulai dari kursi lipat, penyekat toilet, pintu kaca hingga beberapa perlengkapan lainnya.
“Total kerugian karena kerusakan akibat kerusuhan di stadion mencapai Rp19,2 juta,” katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (5/6/2018).
Menurut dia, jumlah kerugian ini masih bisa bertambah karena masih ada dua mobil dan satu sepeda motor yang rusak. Hanya saja, sambung Sapto, pihaknya tidak ikut melakukan inventarisasi karena bukan menjadi kewenangannya. “Kalau untuk mobil lebih pas ke PS Tira sebagai pemilik,” katanya.
Ditambahkan Sapto, sesuai dengan klausul dalam peminjaman sewa stadion, seluruh kerusakan yang terjadi akibat bentrok suporter akan dibebankan ke penyewa, yakni Panitia Penyelenggara pertandingan dari Persija. “Yang sewa adalah Panpel Persija, jadi segala kerusakan yang terjadi akan kami bebankan ke mereka sesuai dengan kontrak dalam penyewaan stadion,” kata Sapto.
Sebelumnya, perwakilan Manajemen PS Tira, Prajurit Satu Abrian mengatakan, dalam insiden kerusuhan suporter pada Minggu (3/5/2018) lalu, dua unit mobil official PS Tira ikut menjadi korban keganasan pendukung sepak bola. Ia menaksir akibat pengerusakan massa suporter mengalami kerugian lebih dari Rp100 juta. “Seluruh kaca mobil pecah. Selain mobil, dompet dan telepon selular yang ada di dalam mobil juga dirampas,” katanya.
Seperti diketahui, kerusuhan pecah antara pendukung Persebaya, Bonek dengan supoter Persija, Jakmania. Perang batu antar-keduanya tak bisa dihindarkan. Kejadian memalukan ini menyebabkan puluhan orang luka termasuk satu orang wartawna menjadi korban pemukulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.