Ilustrasi./Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JOGJA - Arus mudik dari luar kota menuju Kota Jogja secara kasat mata sudah terlihat peningkatan. Meskipun tidak dapat dijabarkan dalam angka, okupansi kereta menuju ke Kota Jogja mencapai 95%.
Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan saat ini siswa di berbagai jenjang pendidikan sudah melakukan terima rapot, hal tersebut langsung berdampak pada kenaikan penjualan tiket kereta api lebaran.
"Arus mudik ke Kota Jogja tidak bisa dihitung secara jumlah, tapi persediaan tiket ke Jogja mulai tanggal 18-24 Juni sudah sangat tipis, okupansi sudah 95%," kata Eko seusai apel persiapan pasukan keamanan lebaran di Stasiun Tugu, Selasa (05/06/2018).
Eko mengatakan untuk mendapatkan tiket mudik menuju Kota Jogja, untuk saat ini sudah sangat sulit. Jalan yang paling memungkinkan adalah menunggu adanya pembatalan tiket yang akan dijual kembali oleh PT KAI. "Tetapi kalau untuk keberangkatan dari Jogja masih bisa dilayani, okupansinya masih kecil," kata Eko.
Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Purwanto mengatakan puncak arus mudik ke Kota Jogja diperkirakan akan ada di tanggal 13-18 Juni. "Puncak arus mudik sudah kami estimasi. Harapannya dengan adanya kereta api tambahan penumpang meningkat 7% dari lebaran tahun lalu," kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.