Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Ilustrasi. /Ist-AkClinics
Harianjogja.com, JOGJA--Lebaran sudah dekat, Dinas Kesehatan DIY mengimbau masyarakat untuk mewaspadai datangnya berbagai penyakit, terutama yang berhubungan dengan pencernaan seperti diare dan tifus.
"Saya mengimbau masyarakat terkait penyakit yang berhubungan dengan pencernaan, seperti diare dan tifus, harus diwaspadai. Kalau obat stoknya aman. Petugas kesehatan ada yang stand by di puskesmas," Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaningastutie, Selasa (12/6/2018).
Pembayun menjelaskan, saat cuti bersama ini tidak semua puskesmas buka 24 jam. Puskesmas yang buka 24 jam hanyalah puskesmas rawat inap.
Sedangkan puskesmas rawat jalan hanya buka di hari-hari tertentu. Tapi, mulai tanggal 12 hingga 17 Juni, akan selalu ada petugas yang berjaga di puskesmas rawat jalan.
Selain menyiagakan petugas kesehatan di puskesmas, Pembayun mengatakan Dinas Kesehatan DIY juga menyiapkan petugas untuk berjaga di posko Lebaran yang jumlahnya mencapai 49 posko.
"Posko sudah terpadu dengan Polda, PT. dan PMI. Nanti ada petugas kesehatan, tapi untuk dokter tidak ada di semua posko, hanya ada di posko daerah-daerah tertentu saja," jelas Pembayun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.