Harga BBM Naik, Bus Sekolah Gunungkidul Pangkas Layanan
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Ilustrasi Pemilu 2019/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Sejumlah partai politik (parpol) di Bantul akan mengkaji hasil penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019 oleh KPU. Kajian dilakukan untuk memastikan tidak ada calon pemilih yang tercecer sehingga pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan lancar.
Sekretaris DPD PAN Bantul Damba Aktivis mengatakan keberadaan pemilih merupakan hal krusial dalam pemilu. Pasalnya, jika terjadi permasalahan dapat berpengaruh terhadap tahapan lain dalam pemilu.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya suatu permasalahan, DPD PAN Bantul akan mengkaji DPS yang ditetapkan KPU. Menurut Damba, untuk salinan DPS pihaknya sudah mendapatkan tembusan dari KPU.
“Salinan baru kami terima kemarin [Senin, 18/6/2018] dan belum dibahas secara mendetail di internal partai. Namun yang jelas, kami akan mencermati hasil penetapan DPS yang dilakukan KPU,” kata Damba kepada wartawan, Selasa (19/6/2018).
Dia menjelaskan pencermatan perlu dilakukan untuk memastikan hasil penetapan sesuai dengan kondisi riil di masyarakat. “Untuk saat ini, saya belum bisa berkomentar banyak karena belum mencermati DPS. Namun kami [DPD PAN] akan mengkaji data pemilih di masing-masing kelurahan,” katanya lagi.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan politikus Gerindra yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko. Menurut dia, pihaknya juga akan mengkaji DPS yang ditetapkan KPU Bantul. “Kami akan mencermati sehingga tidak ada pemilih yang tercecer,” katanya.
Miko, sapaan akrabnya menjelaskan, KPU sebagai penyelenggara pemilu wajib mendata setiap warga negara yang telah memenuhi persyaratan untuk menjadi calon pemilih.
“Jika sampai ada yang tercecer bisa menimbulkan masalah. Untuk itu, dalam penetapan harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.