Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Suasana pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil saat libur lebaran. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bantul mengapresiasi antusias warga dalam pengurusan administrasi kependudukan selama libur lebaran. Meski tidak seramai di hari-hari biasa, namun selama libur setiap harinya ada ratusan warga yang melakukan pengurusan.
Kepala Disdukcapil Bantul Bambang Purwadi mengatakan pelayanan adminduk selama libur lebaran berakhir Rabu (20/6/2018). Selama pelayanan ekstra, warga masyarat terlihat antusias melakukan pengurusan adminduk.
“Memang tidak seramai di hari biasa, tapi antusias warga sangat baik,” kata Bambang kepada wartawan, Rabu kemarin.
Menurut dia, dalam satu hari pelayanan bisa mencapai ratusan pemohon. Jumlah pelayanan tertinggi terjadi pada hari pertama libur bersama, yakni Senin (11/6/2018) lalu dengan pemohon mencapai 300 orang.
“Memang di hari biasa bisa mencapai seribu pemohon, tapi jumlah tersebut sangat bagus karena warga tetap bersemangat mengurus meski ada libur bersama,” ungkapnya.
Untuk pelayananan adminduk, Bambang mengakui paling banyak didominasi perekaman dan permintaan mencetak e-KTP. Selain itu, ada juga warga yang mengurus keperluan adminduk lainnya seperti akta kelahiran, kematian hingga kartu identitas anak.
“Meski ada libur, pelayanan adminduk tetap dibuka seperti biasa. Hanya saja, waktu pelayanan lebih pendek dan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB,” ujarnya.
Menurut dia, waktu pelayanan lebih pendek ikut berpengaruh terhadap jumlah warga yang mengurus admistrasi kependudukan. Namun demikian, Bambang tidak mempermasalahkan hal tersebut karena terpenting masyarakat tetap bisa mengakses pelayanan, meski ada libur bersama.
“Pelayanan di libur lebaran difokuskan bagi para pemudik, tapi kalau ada warga yang mengurus tetap dilayani sesuai dengan kebutuhan dengan adminduk yang diinginkan,” imbuhnya.
Lebih jauh dikatakan Bambang, layanan selama libur lebaran hanya salah satu bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut dia, pihaknya akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik sehingga masyarakat dapat mengurus masalah adminduk dengan cepat dan mudah.
“Untuk peningkatan, kami juga sudah menyiapkan rencana pembangunan gedung baru. Sebab, gedung yang digunakan saat ini sudah tidak lagi representative sehingga terjadi antrean panjang saat pelayanan,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Imogiri, Sutrisno mengaku sangat terbantu dengan layanan ekstra yang diberikan oleh disdukcapil. Sebab, dengan pelayanan selama libur lebaran, ia tetap bisa mengurus masalah kependudukan. “Memang tidak ramai, tapi saya malah senang karena tidak perlu mengantre lama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.
Dua penembakan di Afrika Selatan menewaskan 27 orang, masing-masing di dekat Johannesburg dan kawasan pinggiran Cape Town.